Suara.com - Ketua Komisi III DPR Azis Syamsudin mengatakan, testimoni Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristyanto belum masuk kategori peristiwa hukum.
"Itu belum dikategorikan peristiwa hukum. Itu baru 40 persen," kata Azis di DPR, Jakarta, Kamis (5/2/2015).
Dia juga menilai kalau keterangan Hasto soal pertemuan Abraham Samad dengan tim sukses Joko Widodo (Jokowi) belum kuat secara hukum, karena tidak ada bukti perjanjian politik dalam pertemuan Ketua KPK Abraham Samad dengan elit PDI Perjuangan.
"Kalau ini nggak kuat, sia-sia. Kalau hanya pertemuan biasa mah, sah-sah saja. Sekarang bagaimana membuktikan ada janji politik dalam pertemuan itu," kata dia.
Sebab, menurutnya, apa yang dilakukan Hasto hanya memamerkan foto saja.
"Karena Hasto masih menyimpan misteri yang seharusnya diungkap semua," kata dia.
Atas testimoni ini, Komisi III juga akan memberikan tindak lanjut. Komisi III, sambung Azis, akan melakukan rapat pleno untuk menentukan langkah selanjutnya.
"Kita akan rapat pleno untuk menentukan langkah selanjutnya," kata Politisi Golkar ini.
Hasto sebelumnya menuduh kalau Abraham Samad melanggar etika dan UUK KPK karena bertemu sebanyak enam kali dengan tim sukses Jokowi selama ajang Pilpres 2014 berlangsung.
Samad diduga mengutus dua orang untuk melobi posisi cawapres.
Berita Terkait
-
Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo
-
Alarm Buat KPK! Eks Penyidik Desak Perketat Pengawasan Usai Pegawai Bocorkan Kasus
-
Staf KPK Pakai Fitur Chat 'Auto-Delete' ke Ayah Demi Bocorkan Kasus Pemalang
-
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Eks Petinggi BUMN yang Terjaring Operasi KPK
-
Ada Upaya Ditutupi, KPK Pastikan Kasus Suap Proyek dan Jual Beli Jabatan di Pemalang Jalan Terus
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Deadline Lewat! Proyek Jalan di Situbondo Sisakan Lubang Utang Rp931 Juta
-
Viral di Medsos, Wanita Asal Ciamis Diamankan Polisi Usai Diduga Unggah Konten Ajakan Demo
-
Bulog Perluas Penyaluran Beras Premium ke Ritel Modern, Jaga Ketersediaan Pasokan
-
Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli
-
Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura
-
Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis
-
Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner
-
The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing
-
Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar