Suara.com - Kepala Polres Karimun AKBP Suwondo Nainggolan mengungkapkan, oknum anggota Kepolisian Resor Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Brigadir S, tersangka kasus pembakaran korban Sudirman (29 tahun) dalam keadaan hidup-hidup hingga tewas, segera dilimpahkan ke kejaksaan.
"Penyidik tinggal menunggu petunjuk dari jaksa. Kalau dinyatakan sudah lengkap, maka segera kami limpahkan untuk selanjutnya diadili di pengadilan," kata dia di Tanjung Balai Karimun, Rabu, (18/2/2015).
Suwondo Nainggolan mengatakan, sebelumnya penyidik melimpahkan berkas perkara kasus tersebut ke kejaksaan, dan hingga saat ini belum ada petunjuk dari kejaksaan apakah berkas tersebut sudah lengkap atau P21.
"Mudah-mudahan sudah lengkap, sehingga dapat segera dilakukan pelimpahan tahap kedua, yaitu pelimpahan tersangka dan seluruh barang bukti," ucap dia.
Sebelum pelimpahan tahap kedua, penyidik menurut dia terlebih dahulu melakukan rekonstruksi perkara tersebut, dihadiri oleh jaksa penuntut umum yang akan menangani perkara itu.
"Kita tunggu saja, kalau jaksa sudah oke, segera kita lakukan rekonstruksi," kata dia.
Mengenai jumlah tersangka, Kapolres mengatakan tetap satu orang, yaitu Brigadir S, sedangkan dua rekannya yang juga anggota kepolisian, Eg dan Th hanya sebagai saksi karena belum ada bukti keduanya terlibat dalam kasus tersebut. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Sering Disebut Saat Razia Ternyata Ini Arti Tilang dan Asal Usul Istilahnya
-
Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Survei: Mayoritas Publik Optimistis Reformasi Budaya Polri Terjadi di Tahun 2026
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Aizzudin Abdurrahman Sudah Diperiksa, KPK Punya Bukti Aliran Dana Kasus Haji ke Petinggi PBNU
-
Pelukan Jokowi-Eggi Sudjana di Solo Akhiri Drama Sengketa Ijazah: Bagaimana Nasib Roy Suryo Cs?
-
Misteri Harta Jurist Tan, Aset 'Tangan Kanan' Nadiem Bakal Dicari Kejagung Meski Buron
-
Bongkar PBB PT Wanatiara Persada, KPK Ungkap Ada Dugaan Aliran Dana Kasus Pajak ke DJP
-
Cekal Bos Djarum, Kejagung Klaim Masih Usut Dugaan Korupsi Manipulasi Pajak
-
Badai PHK Hantam 88 Ribu Pekerja Sepanjang 2025: Jawa Barat dan Jawa Tengah Paling Babak Belur
-
Diteror Usai Kritik Penanganan Bencana Sumatra, Aktivis Greenpeace dan Kreator Konten Lapor Polisi
-
Menag Dorong Aktivasi Dana Umat, Sinergi dengan Kemenkeu Diperkuat
-
Tragedi Cilincing: Warga Tewas Tersengat Listrik, Bagaimana Mitigasi Risiko Korsleting Saat Banjir?
-
Kepala BPOM Pastikan Susu Formula Nestl yang Terkontaminasi Bakteri Tidak Beredar di Indonesia