Suara.com - Setelah menggunakan hak angket, DPRD menunjuk pengacara Razman Arif Nasution untuk mengurus rencana melaporkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ke Badan Reserse dan Kriminal Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin pekan depan.
Ada empat hal yang akan mereka laporkan. Pertama, Ahok akan dilaporkan terkait etika dan moral sebagai seorang kepala daerah.
Kedua, Ahok akan dilaporkan terkait dugaan penghinaan terhadap anggota DPRD berkaitan dengan tudingan menyelipkan anggaran di APBD 2015 senilai Rp12,1 triliun. Munculnya dana ini kemudian dikenal sebagai dana siluman.
Ketiga, Ahok akan dilaporkan ke Bareskrim karena diduga memalsukan dokumen draf APBD yang diserahkan ke Kemendagri.
Laporan keempat akan ditunjukkan kepada KPK, yakni Ahok diduga mencoba menyuap anggota DPRD sebesar Rp12,7 triliun.
Razman yang juga mantan kuasa hukum Komisaris Jenderal Budi Gunawan mengatakan bahwa seorang gubernur harus bisa menjaga etika, moral, dan norma dalam menjalankan tugas. Selain itu, juga harus bermitra dengan legislatif.
"Jadi pemerintah tidak bisa berjalan jika Ahok berpikir bahwa dia yang punya Jakarta ini. Karena itu pelanggaran etika dan norma ini akan kami lakukan kajian dan akan kita laporkan kepada pihak yang berkompeten," ujar Razman.
"Dalam hal ini pimpinan DPRD DKI Jakarta menyatakan tidak gentar terhadap laporan dan tindakan saudara Ahok kepada KPK dengan apa yang beliau sebut sebagai dana siluman," kata Razman. "Kami akan laporkan khususnya terkait pelanggaran pidana 263, 268, 264 tentang pemalsuan, kemudian 421 penyalahgunaan wewenang, 209 tentang suap dan 268 tentang pemalsuan dokumen negara."
Ahok santai saja menanggapi langkah terbaru DPRD.
"Nggak apa-apa laporin aja. Nggak apa-apa bagus dong. Saling lapor bagus dong," kata Ahok.
Menanggapi tudingan yang dilontarkan DPRD bahwa ia menyogok anggota DPRD sebesar Rp12,1 triliun, Ahok malah menantang.
"Kemarin Sekda (sekertaris daerah), kok sekarang jadi nuduh gua yang sogok. Bener nggak kok sekarang gua? Terus gua begobanget sogok pakai UPS, sogok tuh pakai Lamborghini dong," kata Ahok.
"Lapor aja ngga apa-apa, makin panas bagus dong. Laporin aja ke bareskrim nggak apa apa," tambah Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement