Suara.com - Tim DVI Polda Jawa Timur meliburkan Posko Crisis Center selama tiga haru, sejak kemarin, Jumat (6/3/2015). Posko akan kembali dibuka pada Senin (9/3/2015) lusa, atau bersamaan dengan operasi tambahan pencarian korban AirAsia QZ8501 oleh Badan SAR Nasional (Basarnas).
Ketua tim DVI Polda Jawa Timur, Kombes Pol Budiyono, mengatakan, penutupan posko tidak akan mempengaruhi aktifitas tim DVI dalam melakukan identifikasi korban AirAsia QZ8501.
Apabila ada jenazah korban AirAsia datang kapan pun waktunya, kami selalu siap untuk melakukan proses identifikasi," ujar Budiyono, Sabtu (7/3/2015).
Jika sudah ada hasil dari proses identifikasi selama masa libur, tim DVI Polda Jawa Timur akan menghubungi keluarga korban AirAsia.
Budiyono menambahkan, sampai saat ini total korban AirAsia yang sudah diterima oleh Tim DVI Polda Jatim berjumlah 111 body dan body part. Dari jumlah itu, yang berhasil teridentifikasi sebanyak 100 tubuh utuh dan potongan tubuh. Rinciannya 96 korban penumpang, 1 non human, dan 3 body parts bagian dari body yang lain.
Di RS Bhayangkara, saat ini masih tersisa tiga tubuh utuh dan satu potongan tubuh terduga korban Airasia. Tim DVI Polda Jawa Timur juga menunggu tujuh body part yang saat ini sedang dianalisa oleh Mabes Polri. (Yovie Wicaksono)
Berita Terkait
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali
-
Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz
-
Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat