Suara.com - Gerakan radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mengancam akan membom pesawat Kalstar tujuan Sampit, Kalimantan Tengah. Ancaman diterima pihak Kalstar, juga Otoritas Bandara Syamsudin Noor Banjarmasi, pada Senin (23/3/2015) pukul 13.30 WITA.
"Ancaman bom di pesawat Kalstar yang mengatasnamakan ISIS diterima sekitar pukul 13.30 Wita," kata Kepala Kepolisian Resor Banjarbaru AKBP Harun Yuni Aprin di Banjarbaru, seperti dikutip dari Antara.
Menyikapi hal tersebut, Harun mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi Satuan Gegana Brimob Polda Kalsel untuk memeriksa pesawat Kalstar di apron Bandara Syamsudin Noor.
"Anggota Satuan Gegana Brimob sudah memeriksa seluruh bagian pesawat, termasuk barang penumpang yang sudah dinaikkan ke pesawat diperiksa," ungkapnya.
"Hasilnya, tidak ditemukan bom di kabin pesawat, maupun barang milik penumpang," tambahnya.
Manajer Umum dan Personalia PT Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor Nurul Huda mengatakan langkah antisipasi ancaman bom dilakukan berkoordinasi dengan aparat terkait.
"Hasil pemeriksaan tidak ditemukan bom baik di kabin pesawat maupun barang penumpang dan pesawat akan diberangkatkan pukul 18.00 Wita dari jadwal pukul 15.00 Wita," ujarnya.
Ditambahkan, informasi yang diterimanya, ancaman bom memang berasal dari pihak mengatasnamakan anggota Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS tersebut.
"Ancaman bom berasal dari pihak mengatasnamakan ISIS yang pasang bom di pesawat Kalstar tujuan Sampit sehingga diantisipasi berkoordinasi aparat terkait," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
-
Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Heboh Video Pemuda di Bogor Siram Air Kencing ke Waria, Dalih Lakukan 'Bersih-bersih'
-
Geser Singapura, Hong Kong Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II 2026
-
HP Bukan Pengasuh: Jangan Biarkan Gadget Mendidik Anak Sendirian
-
Di Mana Membeli HP Murah Secara Online? Ini 6 Toko Tepercaya dan Ada Garansi Resmi
-
Konflik AS - Iran Meluas, Harga Minyak Brent Merangkak Naik ke 85,28 Dolar AS
-
Harga Minyak Dunia Makin Horor Sepekan Perang AS - Iran, Pasar Saham Asia Anjlok
-
Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!
-
Tantang Merek Elektronik Jepang dan China, Acerpure Siap Bangun Anak Perusahaan di Indonesia
-
IHSG Meloyo Pada Jumat Pagi, Tapi Masih di Level 6.000
-
Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi