Suara.com - Fraksi PAN DPR belum bersikap terkait penggunaan hak angket terhadap Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly. Sebab, kepengurusan fraksi ini baru terbentuk setelah pergantian ketua umum.
"Kami masih baru ditunjuk jadi pimpinan, jadi soal sikap fraksi sabar dulu ya," kata Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi PAN Mulfahri saat memperkenalkan diri di ruang Fraksi PAN di lantai 23, gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (1/4/2015).
Mulfachri memperkenalkan diri bersama Bendahara Fraksi PAN Eko Hendro Harahap dan Sekretaris Yandri Susanto.
Terkait dengan Perppu tentang KPK, kata Mulfahri, Fraksi PAN mendukung agar pemberantasan korupsi berjalan dengan baik.
"Kalau soal Perppu, kami akan segera menyetujui, agar agenda pemberantasan korupsi tidak terhambat dan KPK kembali normal," katanya.
Soal kepengurusan fraksi yang baru terbentuk, Mulfahri mengatakan tidak akan menyingkirkan para loyalis Hatta Radjasa. PAN, sambungnya, telah menempatkan para pendukung Hatta untuk menduduki jabatan strategis.
"Kami sudah mempertontonkan demokrasi yang baik di kongres dan kami tidak terbiasa menggunakan terminologi loyalis. Oleh sebab itu, siapa saja yang berkompeten akan kita libatkan," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Koalisi Ormas Islam Laporkan Hercules Terkait Dugaan Persekusi dan Ancaman Senjata Api
-
Malaysia Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Juni 2026
-
KPK Dalami Penukaran Uang Pejabat Bea Cukai yang Jadi Tersangka Korupsi
-
200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online!
-
WN Australia Pimpin Anak Usaha Danantara, PDIP: Jangan Sampai Bangsa Sendiri Tersingkir
-
Komplotan Penipu Kuras ATM dan Perhiasan Lansia di Hotel Harris Kelapa Gading, 20 Kartu ATM Disita
-
Lepas 1.105 Peserta, Menaker: Magang Nasional Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda
-
Pelecehan Verbal Dominasi Laporan Kasus Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta
-
Narapidana Kuliah dari Balik Jeruji, Hak Pendidikan atau Privilege?
-
Sempat Lumpuh Total, Jalur Stasiun Pasar Senen Akhirnya Pulih Usai 2 Kereta Tergelincir Berbarengan