Suara.com - Konferensi Parlemen Asia-Afrika akan berlangsung selama sehari penuh pada 23 April 2015 besok. Mereka yang akan datang dalam ajang ini adalah para kepala parlemen negara Selatan-Selatan, di mana sudah dipastikan hadir 12 orang dari 28.
Sehubungan dengan itu, Ketua DPR RI Setya Novanto mengungkapkan bahwa ada dua hal yang menjadi fokus utamanya dalam konferensi ini.
"Yang menjadi fokus perhatian utamanya ada dua. Yang pertama adalah pembentukan Forum Parlemen Dunia Selatan-Selatan, dan kedua adalah membentuk the World Parliament Forum for Democracy," ungkap Setya, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2015).
Setya menambahkan bahwa dengan adanya dua fokus utama tersebut, diharapkan dapat memberi hasil yang baik bagi negara Selatan-Selatan. Terutama lagi bagi para kepala parlemen yang hadir dalam acara yang akan dihadiri oleh 143 tamu itu. Momen ini sendiri juga dinilai sangat penting bagi Indonesia, karena dapat memajukan kepentingan negara.
"Inilah yang diharapkan, pembentukan dua hal ini akan melahirkan sesuatu yang 'sakral' dan dapat memberikan hasil yang penting terhadap kepala parlemen yang hadir. Dapat (pula) memberikan arti dalam kemajuan bangsa dan negara. Ini sangat penting, karena ini sangat mendukung pemerintahan Indonesia dalam KAA di Bandung," ujar Setya menambahkan.
Menurut Setya pula, saat ini persiapan acara sendiri sudah dilakukan dengan baik, serta diharapkan dapat berjalan dengan lancar.
"Persiapan semua sudah dilakukan. Dari Nusantara I, Gedung Nusantara, sudah kita siapkan semua. Mudah-mudahan semua delegasi berdatangan, dan semua persiapan mudah-mudahan berjalan lancar," tutup politisi Golkar tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!