Suara.com - Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah mengakui pernah ditawari uang oleh pengusaha pertambangan dan perkebunan. Uang itu sengaja ditawarkan untuk pencalonan kembali dirinya menjadi gubernur pada Pilkada 2015.
Junaidi menceritakan, tawaran ongkos politik itu disampaikan oleh seorang pengusaha baru-baru ini.
Sebagai gantinya, Junaidi mesti menerbitkan izin pertambangan dan pembukaan lahan perkebunan.
"Yang seperti ini kan lagu lama. Intinya bukan masalah izinnya, praktik seperti itu. Masalahnya banyak izin yang tumpang tindih di sana," jelas Junaidi setelah menghadiri diskusi di Kuningan Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2015).
Dia menjelaskan, banyaknya izin tumpang tindih itu disebabkan banyak bupati di Bengkulu yang mengeluarkan izin yang tidak melalui prosedur resmi.
"Tapi bukan berarti saya menuduh mereka korupsi," kata dia.
Menurut Junaidim, Pilkada Bengkulu sejak dulu sangat rawan menjadi sasaran empuk investor yang ingin membuka izin pertambangan dan perkebunan.
"Ada masalah nego-nego gitu lah. Tapi saya tidak melayani izin seperti tu. Itu kan rawan. Sementara KPK sudah masuk bengkulu," klaim dia.
Lelaki 45 tahun itu mengatakan, saat ini daerah yang dia pimpin akan membenahi banyak aturan dan perizinan yang tumpang tindih antara kabupaten, provinsi dan pusat.
Semisal, banyak pengusaha yang tidak bayar pajak, tidak bayar royalti, dan membiarkan lahan yang sudah diberi izin dalam kondisi kosong.
"Doakan saja agar saya tidak tergoda praktik seperti itu," kata dia.
Saat ini, Junaidi sendiri berstatus tersangka Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri. Junaidi merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pembayaran honor tim pembina RSU M Yunus Bengkulu sebesar Rp5 miliar. (Perbriansyah Ariefana)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek