Suara.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengakui serapan dana APBN untuk Kementerian Agama sampai bulan Juni masih rendah, berkisar 22,4 persen dari APBN 2015.
"Hal ini karena ada beberapa kendala yang kami hadapi," ujar Lukman dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di gedung Nusantara II, Rabu (24/6/2015).
Menurutnya kendala yang dihadapi Kementerian Agama, antara lain, pengalihan anggaran perjalanan dinas dan kebijakan tidak melaksanakan kegiatan di hotel.
Realisasi anggaran Kementerian Agama, antara lain dialokasikan untuk pelayanan umum, pendidikan agama dasar dan menengah, serta pembangunan fasilitas keagamaan, dan pembiayaan anggota.
Ia juga mengatakan penyerapan anggaran di pusat hingga Juni masih lebih rendah dibandingkan di daerah.
"Untuk penyerapan di pusat sendiri masih sangat rendah, baru sekitar 9,83 persen, sedangkan di daerah 23,11 persen," tambah Lukman.
Menurutnya penyerapan di pusat rendah karena untuk pembangunan fasilitas pendidikan agama, seperti madrasah, tidak sebesar di daerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir
-
Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur
-
Intervensi Baleg DPR di Kasus Chromebook Nadiem Makarim? Formappi: Tidak Bisa!
-
Lapor Polisi Duluan, GRIB Jaya Tantang Putri Ahmad Bahar Adu Bukti
-
Terungkap! Dana MBG Rp12 Triliun Mengendap di Rekening Yayasan, Stranas PK: Rawan Korupsi