Suara.com - Bayi paling terkenal di muka bumi, Putri Charlotte, Minggu (5/7/2015) dibaptis di sebuah gereja di sebuah perumahan milik Ratu di Sandringham. Dalam acara ini, sang ibu Kate Middleton, tampil elegan dengan gaun warna putih mendorong kereta bayi Silver Cross kuno yang berisi putrinya yang berumur sembilan minggu.
Tapi sang kakak Prince George juga mencuri perhatian berjalan ke St Gereja Mary Magdalene memegang tangan ayahnya Pangeran William. Ini adalah pertama kalinya 'geng' Cambridges muncul sebagai keluarga empat sejak kelahiran sang putri pada tanggal 3 Mei silam.
Lebih dari seribu orang harus antri selama berjam-jam untuk menyampaikan doa mereka sembari berharap bisa melihat sekilas dari keluarga bayi Putri Charlotte Elizabeth Diana. Para 'tamu' ini harus melewati pemeriksaan tas dan inspeksi anjing pelacak.
Di antara 30 atau jadi tamu keluarga yang datang adalah Pangeran Charles dan Camilla, Ratu dan Pangeran Phillip, Michael dan Carole Middleton dan anak-anak mereka yang lain Pippa dan James. Pangeran Harry, yang berada di sebuah pertandingan sepak bola di Australia ketika Charlotte lahir, tidak terlihat karena sedang berada di Afrika dalam misi konservasi tiga bulan.
Namun, tak ada bangsawan yang diangkat menjadi wali baptis Putri Charlotte. Sebagai gantinya justru dipilih beberapa teman dekat Kate Sophie Carter, sahabat William dari Eton, James "Badger" Meade dan Thomas van Straubenzee, Kate sepupu Adam Middleton dan sepupu William di sisi Spencer, Laura Fellowes.
Sang putri dibaptis secara tradisional oleh Uskup Agung Canterbury Justin Welby menggunakan font perak 170 tahun sangat berharga. Sedangkan airnya diterbangkan terutama dari Sungai Yordan.
Charlotte mengenakan baju satin berenda yang juga dikenakan kakaknya George saat dibaptisdi Chapel Royal di St James Palace di London dua tahun lalu. Gaun merupakan replika dari satu dibuat untuk putri sulung Ratu Victoria pada tahun 1841.
Tapi kali ini Duke of Cambridges telah menunjukkan kesediaan mereka untuk melakukan hal-hal dengan cara mereka sendiri. Pasangan ini mengundang orang-orang dari desa-desa setempat untuk mengambil bagian dalam perayaan dengan mengumpulkan warga di paddock di samping gereja, seperti yang mereka lakukan ketika Ratu menghadiri layanan Natal. (news.com.au)
Berita Terkait
-
Terlibat Epstein Files? Kerajaan Inggris Buka Suara setelah Prince Andrew Ditangkap
-
Etika Trump Dipertanyakan! Raja Charles III Dibelakangi saat Kunjungan Kenegaraan
-
Segini Kekayaan Pangeran Harry yang Gelar Kerajaannya Bakal Dicabut
-
Perusahaan Cadbury Dibuang dari Kerajaan Inggris, Apa Penyebabnya?
-
Usai Borong Oscar, Sutradara Oppenheimer Dapat Gelar Kehormatan dari Kerajaan Inggris
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026
-
Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia
-
Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru
-
Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026