Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyesalkan terjadinya penyerangan di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua, apalagi terjadi di tengah perayaan hari raya Lebaran. Ia aparat keamanan dan pemerintah daerah setempat cepat menanganinya.
"Kita menyesalkan kejadian di Tolikara, saya yakin kepolisian dan Pemda setempat bisa menyelesaikannya dengan baik. Ada masalah dengan kios dan lain-lain," ujar Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2015).
Menurut informasi yang diterima Jusuf Kalla kasus tersebut berawal dari berlangsungnya dua acara di tempat yang berdekatan.
"Ada dua acara berdekatan, Idul Fitri dan pemuka masyarakat gereja, memang asal muasalnya soal speaker, itulah butuh komunikasi lebih baik lagi untuk hal seperti itu. Saya turut menyesalkannya. Imbauannya kepolisian dan pemda setempat menyelesaikannya dengan sesuai ketentuan," kata Jusuf Kalla.
Jusuf Kalla mengimbau masyarakat Papua bisa mengedepankan toleransi antar umat beragama.
"Supaya masyarakat mengetahui bahwa dua kepentingan yang berdekatan, tentu mungkin masalah loud speaker, saling bertabrakan sehingga terjadi konflik, seharusnya dua-duanya menahan diri. Intinya harus saling memahami," kata Jusuf Kalla.
Tag
Berita Terkait
-
Krisis Lingkungan Mengintai, Bagaimana Melibatkan Generasi Muda Agar Mau Bergerak?
-
Viral Mahasiswi Papua Meninggal di Depan Rumah Sakit, Diduga Ditolak 3 Kali karena Masalah BPJS
-
Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura
-
Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia
-
Deforestasi Bergeser ke Timur, Bisakah Indonesia Lindungi Benteng Terakhir Hutannya?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
-
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum
-
Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!
-
Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal
-
Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka