Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) diduga kekurangan amunisi dalam menghadapi serangan militer Irak, Suriah dan Sekutu di wilayah-wilayah yang dikuasainya.
Tentara ISIS mulai menggunakan segala cara untuk meracik bom dari mortar dan tabung gas yang diselundupkan dari Turki untuk menyerang musuh mereka.
Yang terbaru, yakni tentara ISIS menggunakan ayam diikatkan bom yang bisa dikontrol dan diledakan dari jauh saat sudah mendekat dengan musuh.
Tentara ISIS bahkan sempat terekam menggunakan troli belanja untuk menopang senjata otomatis, hal ini karena diyakini kalau ISIS mulai kekurangan alat persenjataan berat.
Apa yang dilakukan tentara ISIS ini karena jalur-jalur pengiriman senjata mereka perlahan menjadi target serangan militer.
Hal itu pula yang membuat ISIS kelabakan kekurangan amunisi dan malah membuat kelompok ini semakin kreatif.
Langkah terbaru ini juga terus mengikuti propaganda ISIS terbaru yang melibatkan anak-anak menjadi algojo eksekusi mati.
Dalam sebuah rekaman di laman internet, seorang bocah lelaki memenggal tahanan militer Suriah dengan menggunakan belati. (Dailystar)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Tentara Israel Blokade Jalan Sekolah di Umm al-Khair Menghambat Hak Pendidikan Siswa Palestina
-
KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek DJKA Lewat Orang Kepercayaannya
-
Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi
-
Sasar Wilayah Tanpa Negeri, 103 Sekolah Swasta di Jakarta Resmi Gratis Mulai Juli Ini!
-
Konvoi Mobil Menteri Israel Tabrak Mati Bocah Palestina yang Lagi Naik Sepeda ke Sekolah
-
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Penjualan Phishing Tool, Pelaku Sejoli Asal NTT
-
Tembus Miliaran, Segini Banyaknya Donasi Warga Indonesia yang Sampai ke Iran
-
2 Warga Palestina Ditembak Mati di Sekolah, 1 Korban Anak-anak
-
KontraS: Operasi Balas Dendam TNI-Polri di Papua Bentuk Pelanggaran HAM Berat
-
Kawal Program MBG, Komnas HAM Susun Kajian Strategis dan SNP Hak Atas Pangan