Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) diduga kekurangan amunisi dalam menghadapi serangan militer Irak, Suriah dan Sekutu di wilayah-wilayah yang dikuasainya.
Tentara ISIS mulai menggunakan segala cara untuk meracik bom dari mortar dan tabung gas yang diselundupkan dari Turki untuk menyerang musuh mereka.
Yang terbaru, yakni tentara ISIS menggunakan ayam diikatkan bom yang bisa dikontrol dan diledakan dari jauh saat sudah mendekat dengan musuh.
Tentara ISIS bahkan sempat terekam menggunakan troli belanja untuk menopang senjata otomatis, hal ini karena diyakini kalau ISIS mulai kekurangan alat persenjataan berat.
Apa yang dilakukan tentara ISIS ini karena jalur-jalur pengiriman senjata mereka perlahan menjadi target serangan militer.
Hal itu pula yang membuat ISIS kelabakan kekurangan amunisi dan malah membuat kelompok ini semakin kreatif.
Langkah terbaru ini juga terus mengikuti propaganda ISIS terbaru yang melibatkan anak-anak menjadi algojo eksekusi mati.
Dalam sebuah rekaman di laman internet, seorang bocah lelaki memenggal tahanan militer Suriah dengan menggunakan belati. (Dailystar)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan