Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) diduga kekurangan amunisi dalam menghadapi serangan militer Irak, Suriah dan Sekutu di wilayah-wilayah yang dikuasainya.
Tentara ISIS mulai menggunakan segala cara untuk meracik bom dari mortar dan tabung gas yang diselundupkan dari Turki untuk menyerang musuh mereka.
Yang terbaru, yakni tentara ISIS menggunakan ayam diikatkan bom yang bisa dikontrol dan diledakan dari jauh saat sudah mendekat dengan musuh.
Tentara ISIS bahkan sempat terekam menggunakan troli belanja untuk menopang senjata otomatis, hal ini karena diyakini kalau ISIS mulai kekurangan alat persenjataan berat.
Apa yang dilakukan tentara ISIS ini karena jalur-jalur pengiriman senjata mereka perlahan menjadi target serangan militer.
Hal itu pula yang membuat ISIS kelabakan kekurangan amunisi dan malah membuat kelompok ini semakin kreatif.
Langkah terbaru ini juga terus mengikuti propaganda ISIS terbaru yang melibatkan anak-anak menjadi algojo eksekusi mati.
Dalam sebuah rekaman di laman internet, seorang bocah lelaki memenggal tahanan militer Suriah dengan menggunakan belati. (Dailystar)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Ongkos Mental Debat K-pop: Keretakan Fans Korea dan Asia Tenggara
-
Konflik AS-Iran Memanas: Bagaimana Nasib Iran di Piala Dunia 2026?
-
Iran Sebut Tangkap Tentara AS, Washington Membantah
-
Negara Teluk "Hujan" Rudal, Mengapa Presiden Iran Minta Maaf Lalu Serang Lagi?
-
TNI Siaga 1 Hadapi Dampak Perang Iran, Simak 7 Perintah Panglima Jenderal Agus Subiyanto
-
Possum & Glider Papua 'Bangkit dari Kepunahan' Setelah 6.000 Tahun
-
Banjir Jakarta Meluas: Cek Daftar 17 Rute Transjakarta yang Dialihkan dan Berhenti Operasi Hari Ini
-
Menakar Ketahanan Energi RI: Stok BBM 20 Hari Jadi Sorotan Tajam
-
Ribuan Berkas Epstein Files Mendadak Hilang, Banyak Singgung Donald Trump
-
Hujan dan Angin Kencang, Satu Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Lenteng Agung