"Saya ajak Satpol PP buat gituin yang ambil hape saya pada, eh malah (petugas) balik lagi diem-diem, badan doang gendut, tapi malah takut," ujar Randi dengan nada kesal.
Akhirnya pelaku kabur begitu saja. Korban menyesalkan sikap petugas yang tidak segera bertindak saat ada kejahatan di dekat mereka.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Kukuh Hadi Santoso mengatakan tidak ada anggotanya yang mendapatkan laporan dari pelajar yang menjadi korban penodongan di kawasan Monas.
"Jadi komandan Satpol PP yang di Monas itu sudah saya panggil, dia menjawab nggak ada anggotanya yang menemukan hal itu (laporan ada penodongan)," kata Kukuh ketika dihubungi wartawan Suara.com.
Kukuh menambahkan di Monas, Satpol PP hanya membantu Unit Pelaksana Teknis Monas dalam segi pengamanan. Satpol PP, katanya, hanya bertugas di pagar-pagar pintu masuk dan keluar, sedangkan di area Monas dijaga anggota pengaman berbaju biru.
"Cuma di Monas ada dua (pihak pengamanannya) anggota baju biru itu outsourcing pasukan Ibu Rini (Kepala Unit Pengelola Monas Rini Haryani)," kata Kukuh.
Saat ini, Kukuh sedang mengontak Rini untuk menanyakan laporan yang berkembang di media massa, apakah petugas Satpol PP atau pengamanan internal Monas yang tidak mau merespon pengaduan pelajar korban penodongan pada Minggu (30/8/2015).
"Nah sekarang lagi ditelusuri laporan itu. Yang baju biru atau yang baju coklat gitu lho. Jadi gini di Monas itu kan ada dua, satu pasukan baju biru yang ada di dalam itu, jangan salah, dia bukan Satpol PP. Anggota Satpol PP yang jaga pintu luar, yang di dalam itu ada anggota yang baju biru," kata Kukuh.
"Saya lagi telepon Ibu Rini dari tadi belum di dijawab-jawab," Kukuh menambahkan.
Berita Terkait
-
Petugas yang Ngacir Saat Ada Penodongan di Monas Sedang Dicari
-
Penodong Berkeliaran di Monas, Ahok: Harusnya Tak Boleh Terjadi
-
9 Pelajar Ditodong di Monas, Kepala Satpol PP Belum Dapat Laporan
-
Ahok Cek Info Satpol PP Ngacir Saat 9 Pelajar Ditodong di Monas
-
Pelajar Ditodong, Satpol PP Ngacir, Ini Respon Security Monas
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
MPR Godok Produk Hukum PPHN, Jadi Guidance Bernegara yang Ditaati Semua Lembaga
-
Dana Transfer ke Daerah Dipangkas, Gus Yasin Pastikan Gaji ASN Jateng Tidak Terkendala
-
Sudah Dapat Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana? Simak Aturan Berpakaiannya
-
Tinggalkan Gaya Lama, Pakar Dorong Kapal PPA Segera Dilengkapi Rudal Aster
-
Hair Serum Dipakai Kapan? Ketahui Waktu Terbaik dan Cara Aplikasinya agar Hasil Maksimal
-
Semen Gresik Raih TOP BRAND AWARDS 2026, Bukti Tetap Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia
-
Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol
-
Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun
-
Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah
-
Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar