Suara.com - Kementerian Luar Negeri Cina menyatakan tengah menahan seorang perempuan yang dituduh sebagai mata-mata dari Amerika Serikat. Perempuan itu disebut membahayakan keamanan nasional.
Nama perempuan tiu adalah Sandy Phan-Gillis. Dia dicurigai ingin mencuri rahasia negara Cina.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hong Lei mengatakan Phan-Gillis sedang diselidiki. Penyelidikan ini sudah berlangsung 6 bulan.
Lei mengatakan kondisi Sandy dalam keadaan baik dan sehat. Sandy pun diklaim bisa bekerjasama dengan penyelidik.
Hanya saja suami Sandy menegaskan istrinya bukan mata-mata. Sandy adalah pengusaha.
"Sandy bukan mata-mata atau pencuri. Dia adalah seorang pengusaha yang bekerja keras dan menghabiskan sejumlah besar waktu di kegiatan non-profit yang menguntungkan hubungan Houston-China," kata suami Sandy, Jeff Gillis.
Phan-Gillis, yang memiliki keturunan Cina dan menjabat sebagai ketua Asosiasi Kota Houston Shenzhen Suster mengunjungi China sebagai delegasi perdagangan dari Texas.
Dia ditahan ketika mencoba menyeberang dari kota selatan Zhuhai ke Macau pada 19 Maret lalu. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik