Suporter Persib Bandung di Polda Metro Jaya [suara.com/Erick Tanjung]
Suporter Persib Bandung berinisial AB (23) diamankan di Polda Metro Jaya karena ketahuan membawa keris berukuran kecil.
"Dia bilang keris kecil yang dibungkus pakai kain merah itu hanya untuk dikantongin saja," kata Kepala Tim Geledah Reserse Kriminal Umum Komisaris Polisi Imran Gultom di lapangan Polda Metro Jaya, Minggu (18/10/2015).
Menurut pengamatan Suara.com, keris tersebut panjangnya sekitar 10 sentimeter. Barang tersebut dibungkus pakai kain warna merah.
Keris tersebut diketahui petugas saat rombongan suporter Persib Bandung berkumpul di lapangan Polda Metro Jaya sebelum dikawal anggota polisi menuju ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan.
Imran belum dapat memastikan apakah keris kecil dibawa sebagai jimat pemiliknya atau akan digunakan untuk kepentingan lain.
"Dia masih diinterogasi, nanti didalami dulu apakah keris kecil itu bagian dari sajam (senjata tajam) atau tidak," ujarnya.
Dalam pemeriksaan tadi, anggota polisi juga menyita alat pemukul yang terbuat dari besi, minuman keras, dan ikat pinggang berkepala besi.
Polda Metro Jaya sudah mengimbau kepada suporter agar jangan membawa barang-barang berbahaya saat akan menonton final Piala Presiden 2015.
Laga final Piala Presiden antara Persib Bandung dan Sriwijaya FC akan berlangsung pukul 19.00 WIB nanti. Presiden Joko Widodo dijadwalkan nonton langsung dari stadion.
Menjelang pertandingan, status keamanan Jakarta ditingkatkan menjadi siaga satu karena dikhawatirkan terjadi kerusuhan massal.
Saat ini, petugas kepolisian disiagakan di berbagai tempat, terutama di sekitar stadion.
"Dia bilang keris kecil yang dibungkus pakai kain merah itu hanya untuk dikantongin saja," kata Kepala Tim Geledah Reserse Kriminal Umum Komisaris Polisi Imran Gultom di lapangan Polda Metro Jaya, Minggu (18/10/2015).
Menurut pengamatan Suara.com, keris tersebut panjangnya sekitar 10 sentimeter. Barang tersebut dibungkus pakai kain warna merah.
Keris tersebut diketahui petugas saat rombongan suporter Persib Bandung berkumpul di lapangan Polda Metro Jaya sebelum dikawal anggota polisi menuju ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan.
Imran belum dapat memastikan apakah keris kecil dibawa sebagai jimat pemiliknya atau akan digunakan untuk kepentingan lain.
"Dia masih diinterogasi, nanti didalami dulu apakah keris kecil itu bagian dari sajam (senjata tajam) atau tidak," ujarnya.
Dalam pemeriksaan tadi, anggota polisi juga menyita alat pemukul yang terbuat dari besi, minuman keras, dan ikat pinggang berkepala besi.
Polda Metro Jaya sudah mengimbau kepada suporter agar jangan membawa barang-barang berbahaya saat akan menonton final Piala Presiden 2015.
Laga final Piala Presiden antara Persib Bandung dan Sriwijaya FC akan berlangsung pukul 19.00 WIB nanti. Presiden Joko Widodo dijadwalkan nonton langsung dari stadion.
Menjelang pertandingan, status keamanan Jakarta ditingkatkan menjadi siaga satu karena dikhawatirkan terjadi kerusuhan massal.
Saat ini, petugas kepolisian disiagakan di berbagai tempat, terutama di sekitar stadion.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus