Suara.com - Pengamat Politik Tjipta Lesmana mempertanyakan sikap PDI-Perjuangan (PDIP) dalam memberantas korupsi di Indonesia.
Dia melihat saat ini partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri itu sangat gencar "melemahkan" Komisi Pemeberantasan Korupsi.
"Yang paling keras mau gorok KPK adalah PDIP, ada apa ini dengan Megawati?" ujarnya ketika diskusi bertajuk Hukum dan Pertarungan Politik di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/10/2015).
Selain PDIP, Tjipta juga mempertanyakan sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR RI yang menolak usulan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sempat masuk Prolegnas 2015.
"PKS menentang usulan revisi UU KPK, padahal pemimpinya sempat di (comot) KPK," imbuhnya.
Kondisi inilah yang membuat Tjipta menilai bahwa penegakan hukum di Indonesia hingga saat ini masih sangat lemah dan membuat negeri ini berada di urutan terendah terkait masalah tersebut.
Untuk itulah dia berjanji bakal berada di barisan terdepan bila ada pihak yang ingin melemahkan lembaga antirasuah tersebut.
"Hukum kita sampai hari ini jelek, penegakan hukum kita, pernah dikritik PBB (dia bilang) Indonesia paling jelek di dunia. Hukum banyak ditentukan oleh doku (uang) dan kekuasan," tegas Tjipta.
Lebih jauh, ia juga mempertanyakan segelintir anggota dewan di Senayan yang menggebu-gebu menghilangkan penyadapan yang kerap dilakukan KPK dalam mengusut berbagai kasus korupsi.
"Orang DPR paling benci dengan sadap, KPK tanpa sadap macan ompong. Sadapan KPK saat ini sangat bagus gitu aja. (Sudah banyak buktinya). Masak sekarang kalau mau (penyadapan) harus izin dengan pengadilan. Bisa-bisa kongkalikong lagi lah kejaksaan dengan oknum yang sedang ingin disadap," jelas Tjipta.
"Kita minta kepada wakil rakyat pakai otak yang jernih, kalau mau gorok KPK berhadapan dengan rakyat. Saya setuju KPK diawasi, tapi jangan dilemahkan KPK ini," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi