Suara.com - Setelah Polsek Senen melimpahkan berkas empat mahasiswa Universitas Persada Indonesia YAI ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, keempat tersangka dibawa ke Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Senin (2/11/2015). Keempat tersangka kasus penipuan uang pembayaran kuliah bermodus cashback itu, masing-masing berinisial IB, PK, IC, dan AW.
"Iya itu yang mahasiswa YAI, mau dibawa ke Pondok Bambu itu, yang perempuan," kata salah seorang petugas Kejaksaan Negeri, Jakarta Pusat, kepada Suara.com.
Menurut pengamatan Suara.com, mereka dimasukkan ke mobil tahanan kejaksaan sekitar pukul 16.00 WIB. Satu persatu, empat tersangka disuruh masuk ke dalam mobil yang kemudian membawa mereka ke rumah tahanan.
Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Handoko mengatakan gelar sidang empat tersangka akan dilakukan setelah semua berkas selesai dipelajari.
"Ya paling 20 harilah, paling cepet seminggu, kan kita pelajari dulu berkas-berkasnya. Yang perempuan dibawa ke Pondok Bambu, yang Lelaki dibawa ke Salemba," kata Handoko kepada Suara.com.
Handoko mengatakan para tersangka ditangkap polisi pada Jumat (11/9/2015). Saat ini, kata dia, masih ada satu orang yang masuk daftar pencarian orang, namanya Firman.
"Penangkapan pada 11 September, dan ternyata mereka bermain dengan orang (daerah) Pramuka (DPO)," ujarnya.
Handoko mengatakan Firman mempunyai peranan penting dalam kasus penipuan.
"Yang DPO namanya Firman, dia yang bikin slip pembayaran palsu (bank) Mandiri, masih dalam pencarian polisi," katanya.
Saat ini keempat tersangka sudah ditahan di Kejaksaan Negeri, Jakarta Pusat. Mereka dikenai Pasal 378 tentang penipuan dan Pasal 372 tentang penggelapan junto 8 dan tersangka yang masih DPO dikenakan Pasal 263 tentang pemalsuan KUHP. [Nur Habibie]
Tag
Berita Terkait
-
Penipu Uang Kuliah di YAI, Kejaksaan: Pemalsu Slip Mandiri Buron
-
Polisi Limpahkan Berkas Penipuan Uang Kuliah YAI ke Kejaksaan
-
Ada Penipuan Bayar Kuliah Modus "Cashback," UPI YAI Tertutup
-
Ada Penipuan Bayar Kuliah "Cashback" di YAI, Mahasiswa Kok Ketipu
-
Ada Penipu Uang Kuliah "Cashback," Mahasiswa YAI Tak Habis Pikir
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman