Suara.com - Presiden AS Barack Obama segela menelepon Presiden Myanmar Thein Sein, Kamis (12/11/2015) kemarin. Obama mengucapkan selamat atas sukses negara yang pernah disebut Burma itu sukses menggelar pemilihan umum langsung pertama dan bersejarah.
Obama memberi selamat atas kemenangan partai NLD pimpinan Aung San Suu Kyi yang mengalahkan kubu berkuasa. Obama juga memberi selamat Suu Kyi menangtelak dengan menduduki 80 persen kursi parlemen.
Dalam pembicaraannya via telepon, Obama dan Thein Sein juga membahan pentingnya menghormati kemenangan pemilu. Gedung Putih mendorong ada transisi pemerintahan yang baik ke depan.
Wakil Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Ben Rhodes mencatat partisipasi luas oleh rakyat Myanmar dan komitmen oleh penguasa untuk mematuhi hasil.
"Ini adalah dalam banyak hal kesempatan penting bagi rakyat Myanmar. Kami sangat terfokus pada pemilihan ini. Ini adalah tonggak penting dalam mengevaluasi transisi demokrasi Myanmar," jelas Rhodes seperti dilansir Reuters.
Sementara Juru bicara Presiden Thein Sein sekaligus Menteri Informasi Myanmar, Ye Htut mengatakan AS akan terus bekerjasama dengan Myanmar meski kekuasaan berganti.
"Dia (Obama) mengatakan Amerika akan terus bekerja sama dengan pemerintah Myanmar," kata dia. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Menteri PANRB Tekankan Transformasi Digital Harus Sesuai Realitas Masyarakat
-
Usman Hamid Semprot Pemerintah: Nobar Film Pesta Babi Dibungkam, Papua Jadi Tabu!
-
E-Katalog Cuma Formalitas? KPK Bongkar Siasat 'Deal' Haram Proyek Tulungagung di Luar Sistem
-
Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina
-
Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo
-
3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!
-
Prabowo Dorong Konversi Kendaraan Listrik, Mampukah Pangkas Impor Energi?
-
Polisi Cuma 'Wait and See', KontraS Cium Aroma Pelimpahan Berkas Terselubung ke Puspom TNI
-
Nanik S Deyang Jawab Surat Viral Waldan Minta MBG: Bismillah Kami Segera ke Sumbawa
-
Korban Kekerasan dan Pembela HAM Disebut Sulit Dapat Keadilan Lewat Peradilan Militer