Suara.com - Sebuah serangan udara Amerika Serikat menewaskan seorang komandan besar ISIS di Libya, demikian disampaikan juru bicara militer AS seperti dikutip Dailymail.
Serangan udara tersebut menghantam sebuah pusat komando ISIS di dekat pelabuhan sebelah timur kota Darnah dan diyakini telah menewaskan militan ISIS yang bernama Abu Nabil. Beberapa orang lain juga tewas dalam serangan tersebut.
Pejabat militer terkait mengaku masih memastikan laporan tersebut. Namun mereka yakin, Nabil telah tewas.
Juru bicara militer AS tersebut mengatakan, serangan udara yang dilakukan pesawat tempur jenis F-15 AS terjadi sesaat setelah serangan teroris di Paris berlangsung. Namun, serangan udara tersebut sudah direncanakan beberapa waktu sebelumnya.
Pesawat F-15 tersebut sudah mengudara saat serangan di Prancis berlangsung. Kendati demikian, juru bicara tersebut enggan menyampaikan secara detil mengenai serangan udara yang menewaskan Nabil.
Nabil sendiri pernah dikabarkan tewas pada bulan Juli lalu. Ketika itu, Nabil dikabarkan diculik oleh kelompok pemberontak lainnya dan dihukum gantung.
Nabil dikirim ke Libya oleh pemimpin ISIS, Abu Bakr al Baghdadi pada awal musim panas tersebut. Tugas Nabil adalah untuk merangkul kelompok teroris Libya untuk bergabung dengan ISIS. (Dailymail)
Berita Terkait
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
-
Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi