Anggota BPK Achsanul Qosasi dan dua pimpinan Panitia Khusus Angket Pelindo II, Rieke Diah Pitaloka dan Aziz Syamsuddin, di kantor BPK [suara.com/Erick Tanjung]
Badan Pemeriksaan Keuangan hampir merampungkan hasil investigasi audit dugaan korupsi sejumlah proyek di PT. Pelindo II.
"Saat ini sudah 95 persen audit selesai, tinggal lima persen lagi namun bukan masalah teknis, cuma tinggal pointer-pointer yang difinalkan dengan pimpinan," kata anggota BPK Achsanul Qosasi dalam pertemuan dengan dua pimpinan Panitia Khusus Angket Pelindo II, Rieke Diah Pitaloka dan Aziz Syamsuddin, di kantor BPK RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (16/11/2015).
Qosasi yang merupakan mantan Ketua DPP Demokrat menambahkan BPK masih memiliki waktu sepekan untuk merampungkan audit. Setelah itu hasilnya dilaporkan ke Pansus Angket Pelindo II.
"Insya Allah lima persen lagi akan selesai dalam Minggu ini sesuai janji saya di DPR waktu diundang rapat tim pansus beberapa waktu lalu. Ketika itu saya janji 30 hari audit selesai. Insya Allah 22 November nanti selesai, tinggal menunggu undangan dari Ibu Rieke (Ketua Pansus)," ujarnya.
Qosasi menjelaskan ada tiga poin penting yang menjadi pokok pertanyaan dalam audit Pelindo II. Pertama, apakah Direksi Pelindo II menjalankan perpanjangan konsesi Jakarta International Container Terminal secara sah, Kedua apakah hal itu dijalankan sesuai undang-undang atau tidak.
"Terakhir kami juga akan melakukan analisis ekonomis apakah perpanjangan konsesi JICT itu menguntungkan negara atau tidak. Tiga poin ini sudah kami rangkum hasilnya. Nanti BPK akan menyampaikan mana hal yang wajar mana yang tidak," katanya.
"Saat ini sudah 95 persen audit selesai, tinggal lima persen lagi namun bukan masalah teknis, cuma tinggal pointer-pointer yang difinalkan dengan pimpinan," kata anggota BPK Achsanul Qosasi dalam pertemuan dengan dua pimpinan Panitia Khusus Angket Pelindo II, Rieke Diah Pitaloka dan Aziz Syamsuddin, di kantor BPK RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (16/11/2015).
Qosasi yang merupakan mantan Ketua DPP Demokrat menambahkan BPK masih memiliki waktu sepekan untuk merampungkan audit. Setelah itu hasilnya dilaporkan ke Pansus Angket Pelindo II.
"Insya Allah lima persen lagi akan selesai dalam Minggu ini sesuai janji saya di DPR waktu diundang rapat tim pansus beberapa waktu lalu. Ketika itu saya janji 30 hari audit selesai. Insya Allah 22 November nanti selesai, tinggal menunggu undangan dari Ibu Rieke (Ketua Pansus)," ujarnya.
Qosasi menjelaskan ada tiga poin penting yang menjadi pokok pertanyaan dalam audit Pelindo II. Pertama, apakah Direksi Pelindo II menjalankan perpanjangan konsesi Jakarta International Container Terminal secara sah, Kedua apakah hal itu dijalankan sesuai undang-undang atau tidak.
"Terakhir kami juga akan melakukan analisis ekonomis apakah perpanjangan konsesi JICT itu menguntungkan negara atau tidak. Tiga poin ini sudah kami rangkum hasilnya. Nanti BPK akan menyampaikan mana hal yang wajar mana yang tidak," katanya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
Terkini
-
15 Jam Geledah Kantor BGN, Kejagung Bawa Satu Kotak Kontainer Diduga Barang Bukti
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Kenapa Sulit Berhenti Merokok? Dokter Sebut Gejala Sakau Jadi Musuh Terbesar
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Tiga Santri Diduga Disiram BBM dan Dibakar, Satu Tewas
-
KPK Akan Telusuri Aliran Uang Rp 3,5 Miliar dari Waskita Karya ke Ketum Hipmi Akbar Buchari
-
DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas
-
Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia
-
Usai Dadan Dicopot, Belasan Karangan Bunga Berdatangan ke Kantor BGN
-
Dosen PPPK Resmi Diarahkan Menjadi PNS, Ini Mekanismenya