Suara.com - Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Junimart Girsang tidak khawatir kalau pergantian pimpinan Mahkamah Kehormatan dari Fraksi Golkar untuk memperkuat dukungan pengamanan kasus Ketua DPR dari Fraksi Golkar Setya Novanto.
Pergantian tersebut terjadi di tengah proses penanganan kasus Setya Novanto yang diduga melanggar etika karena diduga mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden saat minta saham kepada PT. Freeport Indonesia sebagai imbalan atas andil perpanjangan kontrak.
"Kami yakin ini unsur penguatan. Kami juga berharap kepada mereka yang baru bergabung bisa bersinergi dan mengetahui anatomi laporan SS (Sudirman Said, Menteri ESDM) ini," kata Junimart di DPR, Jumat (27/11/2015).
Tapi Junimart yakin anggota Fraksi Golkar yang baru masuk ke Mahkamah Kehormatan bukan loyalis Partai Golkar untuk membela Setya Novanto.
"Mereka itu menurut saya adalah loyalis MKD. Di sini harus orang yang betul-betul punya sikap punya harkat dan martabat, punya marwah anggota DPR," katanya.
Selain anggota Fraksi Golkar, sejumlah fraksi juga mengganti anggota mereka di Mahkamah Kehormatan, di antaranya Fraksi Demokrat, Nasional Demokrat, dan PDI Perjuangan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
RI Respons Temuan Awal PBB Soal Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon: Segera Tuntaskan Investigasi!
-
April 2026, Prabowo Targetkan Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 PSEL
-
Jerman Jadi Banyak Maling saat Harga Minyak Dunia Menggila
-
Pemerintah Godok Skema untuk Atasi Kenaikan Harga Komoditas Global, Termasuk Plastik
-
AS - Israel Khianati Perjanjian dengan Bom Lebanon, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
-
Gedung Putih: Proposal Iran Awalnya Dibuang ke Tempat Sampah oleh AS
-
Emisi Karbon Terus Naik, Bisakah CO2 Diubah Jadi Produk Berguna?
-
Iran Mengamuk Siap Hukum Israel yang Nekat Bombardir Lebanon Saat Gencatan Senjata
-
Sidak BGN di Cimahi: Ada Dapur MBG yang Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi
-
Misi Artemis II Hadapi Ujian Mematikan: Detik-Detik Menembus 'Neraka' Atmosfer Bumi