Suara.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya menetapka 2 mahasiswa asal Papua sebagai tersangka pengeroyokan di Jakarta. Dua mahasiswa itu dituduh mengeroyok polisi.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengatakan pengeroyokan itu terjadi di Kepala Dua, Tangerang. Ada 20 orang yang mengeroyok 2 polisi.
"Ada dua ditetapkan tersangka tapi peristiwanya di Kelapa Dua Tangerang karena anggota kami dikeroyok oleh kurang lebih 20 orang," kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Selasa (2/12/2015).
Menurutnya, saat ini kedua tersangka telah dilakukan upaya penangguhan penahanan. Lantaran ada pihak yang menjamin.
"Mereka sudah ada permohonan penangguhan penahanan dan sudah ada yang menjamin. Kami pertimbangkan mungkin beberapa waktu kami evaluasi," katanya.
Sebelumnya, sebanyak 22 demonstran ditangkap Polda Mtero Jaya, Selasa (1/12/2015). Puluhan orang tersebut diduga menganiaya salah satu petugas Kanit Intel Polisi sektor Kelapa Dua, Tangerang, yakni Iptu Habib dan Brigadir Wiwit.
Akibat kejadian tersebut, Iptu Habib mengalami luka di bagian tangan kiri dan Brigadir Wiwit mengalami luka di wajah bagian bibirnya. Saat ini kedua anggota polisi sudah menjalani pengobatan dan dirawat di Rumah Sakit Bethsaida, Gading Serpong.
Berita Terkait
-
Parkir Sembarangan, Anak Wagub Sulsel Pukuli Satpam Bandara
-
Kronologis Saling Salip di Tol Berujung Kematian Pejabat Bogor
-
Dituding Jadi Simpanan, Perempuan Malang Dikeroyok di Depan Umum
-
Pelaku Pengeroyokan Pelajar Hingga Tewas Ditangkap
-
Dihajar Transgender Thailand dengan Sepatu, Turis Polandia Bonyok
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno