Suara.com - Seorang sopir bus Transjakarta,Tutuq Wahyu Widodo (50), ketahuan melakukan tindakan pelecehan seksual kepada rekannya IR (21) yang bertugas di bagian on-board bus Transjakarta.
Pelecehan tersebut terjadi pada Selasa (1/12/2015) kemarin, di dalam bus Transjakarta nomor TJ0186 jurusan PGC-Harmoni. Saat kejadian, kondisi bus dalam keadaan sepi.
Menanggapi hal ini Direktur Utama Transjakarta Anthonius NS Kosasih mengatakan akan menindak tegas pengemudi Transjakarta tersebut. Sanksi yang diberikan bisa berupa pemecatan.
"Sesuai peraturan Perusahaan, semua personil Transjakarta yang melakukan tindakan asusila, perjudian, menggunakan narkoba dan terlibat tindak pidana kriminal sanksinya adalah pemecatan," katanya melalui pesan elektronik yang diterima wartawan, Rabu (2/12/2015).
Menurut Kosasih, pihaknya hadir dari kepercayaan masyarakat, khususnya para pengguna jasa transpotasi Transjakarta.
"Karena itu kami sangat menjaga keselamatan, keamanan dan kepercayaan para penumpang. Kami sama sekali tidak menolerir adanya hal-hal yang mengganggu keselamatan dan keamanan penumpang serta merusak kepercayaan pelanggan," tegas Kosasih.
Sebelumnya, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hendro Pandowo menjelaskan, pelecehan terjadi pada saat korban tengah berada di samping kursi pengemudi untuk mengambil tasnya yang di letakan di dekat sopir. Tangan nakal Wahyu tiba-tiba menyolek kemaluan korban selama beberapa detik.
"Saat itulah sopir mencolek alat kelamin korban. Sekarang pelakunya sedang kita buru," jelas Hendro di Polda Metro Jaya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
7 Dosen Terseret Kasus Pelecehan di UPN Veteran Yogyakarta, 13 Mahasiswa Jadi Korban
-
Presiden Korsel Kecam Israel usai Warganya Ditahan, Ancam Balas Dendam ke Netanyahu
-
Tak Kapok! Dosen UPN Yogyakarta Kembali Diproses Kasus Kekerasan Seksual Meski Pernah Disanksi
-
Ketersediaan Hewan Kurban Iduladha 2026 di Jabar Diperkirakan Mencukupi
-
DJKI Selesaikan 119 Pengaduan Perkara Tindak Pidana KI
-
'Pengadilan Jadi Dagelan', Kritik Keras Mahfud MD di 28 Tahun Reformasi
-
Geger! Artis Twisha Sharma Tewas Misterius di Rumah, Diduga Disiksa Suami yang Seorang Pengacara
-
Makin Panas, Makin Banyak AC: Mengapa Kota Tetap Perlu Solusi Iklim Kolektif?
-
Usai Bertemu Xi Jinping, AS akan Berunding Damai dengan Iran usai Idul Adha
-
Diduga Diancam Pakai Pistol dan Disandera, Ilma Sani Polisikan Oknum GRIB Jaya