Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) tahun 2015 di Gedung Nusantara V, Komplek MPR dan DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/12/2015).
Plt Ketua KPK Taufiequrachman Ruki mengatakan, KNPK bertujuan untuk saling bertukar informasi terkait upaya pemberantasan korupsi. Khususnya tentang penguatan peran melalui tata kelola lembaga, dalam bangun kerjasama dalam memberantas korupsi.
"Di acara ini, setiap lembaga dan Instansi akan melaporkan serta sharing info, mengenai upaya yang dilakukan dalam memberantas korupsi," ujar Ruki dalam sambutan Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi, di Gedung Nusantara V, Komplek MPR dan DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/12/2015).
Ruki menuturkan, dengan adanya Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi, semua lembaga bisa mendapat pemahaman dan mendapatkan solusi dalam mencegah serta memberantas korupsi.
"Melalui forum ini akan didapatkan praktek-praktek terbaik untuk mencegah dan memberantas korupsi yang dilakukan oleh masing-masing instansi dan lembaga,"katanya
Ruki menambahkan, upaya pemberantasan korupsi di instansi atau lembaga pemerintahan bukan dipertanggungjawabkan kepada KPK, melainkan dipertanggungjawabkan kepada rakyat.
"KNPK adalah laporan untuk laporkan dan tanggung jawab kepada rakyat, kepada siapa kita harus bertanggungjawab. Karena itulah mengapa acara ini dilakukan di rumah rakyat,"ungkapnya.
Selain pimpinan KPK, acara ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan, MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi, serta beberapa menteri Kabinet Kerja dan pejabat pemerintahan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Bukan Hanya Islam, Indro Warkop Ajak Semua Agama Bersatu Bela Palestina
-
Tak Terima Dituduh Menyekap dan Todong Senjata, Hercules Laporkan Balik Putri Ahmad Bahar ke Polisi!
-
Kumpulkan Calon Jenderal di Bandung, Prabowo Beri Instruksi Strategis dalam Taklimatnya
-
Begal Urusan Polisi Bukan TNI! Koalisi Sipil Kritik Keras Watak 'Over-Reactive' Negara
-
SNBT 2026 Meledak! Nyaris 900 Ribu Orang Rebutan Kursi PTN, Masih Berani Bersaing?
-
Tok! Habiburokhman Pegang Kendali Panja Revisi UU Polri, Ini Daftar Lengkap Anggotanya
-
Sengaja Dibiarkan Membusuk! Dompet Dhuafa Bongkar Siasat Israel Hambat Bantuan Gaza
-
Alasan Menkum Supratman Tambah Usia Pensiun Polisi: Angka Harapan Hidup Orang Indonesia Panjang
-
Tangan Ditarik Sampai Bunyi 'Krek', Relawan Dompet Dhuafa Ceritakan Detik-detik Sendi Dipatahkan IDF
-
Bayang-bayang 5 Tahun Bui, Nasib Eks Wamenaker Noel Diputus Hakim Pekan Depan