Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat memimpin sebuah pertemuan di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) terkait inisiatif pendanaan teror. Ini adalah pincak pertemuan itu.
Menteri Keuangan AS Jacob Lew yang akan memimpin puncak pertemuan menteri keuangan anggota Dewan Keamanan PBB. Pertemuan akan berlangsung, Jumat (17/12/2015) waktu setempat.
Pertemuan ini memberikan perhatian khusus pada kelompok bersenjata IS dalam pertemuan itu. Dalam pertemuan yang digelar di New York itu diharapkan memutuskan resolusi untuk mematahkan sumber pendanaan kelompok teror.
Itu akan menjadi pertemuan pertama menteri keuangan khusus dari negara anggota Dewan Keamanan, kata Departemen Keuangan, dengan menyebut pertemuan itu menandakan semakin diperlukan pekerjaan semakin khusus untuk memerangi "terorisme".
Upaya untuk memotong dan mengganggu sistem pendanaan internasional kelompok bersenjata IS "sangat penting untuk secara efektif memerangi kelompok teroris ini," kata Lew dalam sebuah pernyataan.
"Sebuah front internasional bersatu sangat penting untuk mencapai tujuan tersebut." Departemen Keuangan telah melakukan upaya yang luas sejak serangan teror pada 2001 untuk melacak dan memerangi pembiayaan kelompok ekstremis kekerasan di seluruh dunia. (Antara/AFP)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya
-
Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan
-
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok
-
Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung
-
PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila
-
Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat