Suara.com - Polda Metro Jaya meringkus dua bersaudara Petrus Andiarto dan Dominus Septianto alias Anto yang diduga terlibat penipuan kredit mobil dengan modus menggunakan data aplikasi palsu melalui lembaga pembiayaan (leasing).
"Tersangka mengajukan kredit mobil Rp140 juta melalui lembaga pembiayaan PT Orix Indonesia Finance," kata Kepala Subdirektorat Kendaraan Bermotor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Budy Hermanto di Jakarta, Kamis (17/12/2015).
Budy menjelaskan awalnya tersangka Andre mengajukan kredit mobil "Rush" ke PT Orix Indonesia Finance dengan uang muka sebesar Rp35 juta disertai kelengkapan identitas pribadi.
Selanjutnya, pihak leasing menyetujui permohonan kredit yang diajukan tersangka Andre dengan berbagai persyaratan.
Memasuki angsuran bulan pertama, Andre sudah menunggak hingga beberapa kali tidak membayar cicilan kredit mobil itu.
Budy menyebutkan pihak PT Orix Indonesia Finance mencari keberadaan Andre berdasarkan alamat yang tercantum pada data aplikasi.
Namun, pihak leasing tidak menemukan alamat rumah ditempati Andre itu karena diduga datanya fiktif.
Karena diduga memalsukan data aplikasi, manajemen PT Orix Indonesia Finance melaporkan Andre ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pemalsuan, penipuan dan penggelapan kendaraan.
Berdasarkan keterangan Andre, Budy mengungkapkan permohonan aplikasi menggunakan data fiktif itu atas suruhan Petrus Andiarto.
Dikatakan Budy, tersangka Andre mendapatkan uang imbalan Rp750 ribu dari Petrus untuk mengisi aplikasi kredit kendaraan dengan menggunakan data palsu tersebut.
Setelah mobil dikuasai Petrus, kendaraan kredit itu dialihkan kepada kakaknya yakni Dominus Septianto alias Anto.
Anggota Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengembangkan penangkapan terhadap Dominus alias Anto di kawasan Cilincing Jakarta Utara.
Diketahui ternyata Dominus alias Anto menerima uang gadai kendaraan Rp70 juta dari Petrus. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen
-
Sambut Tahun Kuda Api, Pedagang Ornamen Imlek di Glodok Raup Omzet Belasan Juta
-
Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Saat Ramadan, Tegaskan Jakarta Harus Damai
-
Pramono Anung Bikin Gebrakan: Bakal Ada Haul Akbar Ulama dan Pejuang Betawi di Monas
-
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset, ICW: Jangan Sekadar Lip Service
-
Pramono Anung Borong Bandeng Raksasa 14 Kilogram di Rawa Belong
-
Kisah Ramadan Pertama Para Mualaf: Antara Adaptasi, Haru, dan War Takjil
-
Bahlil Mantap Nyaleg 2029: Wartawan Jangan Tanya Lagi, Saya Caleg!
-
Kemensos Gandeng YLKI Tindaklanjuti Aduan BPJS PBI Nonaktif, Puluhan Laporan Masuk
-
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI