Suara.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Denpasar di Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali, hanya memiliki 50 petugas pengamanan. Sementara jumlah warga binaan mencapai sekitar 1.100 orang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bali, Sulistiono menjelaskan bahwa setiap harinya ada satu regu yang berjumlah 14 orang petugas lapas yang berdinas.
Sementara itu Kepala Lapas Kerobokan, Sunarto menambahkan jumlah petugas itu dibagi tugas di sejumlah titik di antaranya di blok, pos, menara dan pintu depan.
"Lima blok itu hanya diawasi satu orang," ucapnya.
Belum lagi, apabila tahanan yang akan keluar menjalani persidangan juga membutuhkan pengamanan dan pengawasan petugas. Total di lapas setempat terdapat 140 petugas, di antaranya pejabat struktural, staf dan petugas pengamanan yang berjumlah 50 orang.
Akibatnya, jumlah petugas tersebut tidak sebanding dengan jumlah tahanan dan narapidana yang mencapai 1.100 orang. Padahal, kapasitas sesungguhnya di lapas itu mencapai sekitar 360 orang.
Tak pelak, kurangnya petugas pengamanan di dalam lapas menjadikan pengawasan tidak optimal. Hal itu pula diduga menjadi penyebab mudahnya barang berbahaya seperti narkoba dan senjata api dan senjata tajam masuk ke dalam areal yang terlarang itu. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Vidi Aldiano Berpulang, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda Berbakat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Kecam Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing, DPR Bakal Segera Panggil Menpora