Suara.com - Pesta jagung manis pada malam Tahun Baru 2016 batal digelar di sejumlah lokasi di Kabupaten Bandung akibat hujan deras yang mengguyur kawasan itu sejak Kamis (31/12/2015) petang.
"Tadinya kami berharap bisa menjual jagung dan ada pesta jagung pada malam Tahun Baru 2016, namun kenyataannya tak banyak orang beli di sini," kata Setiadi, penjual jagung manis di Jelekong Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung.
Hujan sejak sore hari, mengakibatkan banjir dan jalanan becek, sehingga warga enggan untuk berhenti dan berpesta jagung pada malam itu.
"Pembeli memang ada, namun tidak seperti yang kami harapkan. Tidak ramai dan tidak jadi seperti pesta," kata pria yang akrab disapa Yadi itu.
Jagung manis dijual seharga Rp3.000 per tangkai baik itu yang dibakar original maupun yang disertai bumbu. Para pedagang yang juga para petani jagung di kawasan Arjasari dan Pacet itu sengaja berjualan di pinggir jalan, namun beberapa diantara mereka bahkan dagangannya yang digelar di tanah harus kebanjiran.
Sepinya pembeli jagung manis juga dialami oleh sejumlah pedagang lainnya seperti Umar, Firman, Beben dan yang lainnya. Mereka yang juga petani tadinya berharap bisa panen pada malam tahun baru.
"Tadinya kami jual dengan Rp5.000 per tangkai, namun karena sepi diturunkan jari Rp3.000. Namun tetap saja sepi karena warga lebih banyak melintas dari pada jajan," katanya.
Meski demikian pedagang di beberapa titik, seperti di perempatan Ciparay mengaku cukup laris meski tidak seperti yang mereka harapkan.
"Ada pembeli, namun mereka lebih banyak dibawa ke rumah dari pada pesta jagung di sini," kata Fatah, pedagang jagung di Ciparay. (Antara)
Berita Terkait
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah
-
Cemerlang di Piala Dunia 2026, Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina di Tanah Amerika
-
Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja
-
Catat Jadwalnya! Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka Piala Presiden 2026
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM