Wakil Bendahara Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo. [suara.com/KurniawanMas'ud]
Politisi Golkar Bambang Soesatyo meminta supaya bakal calon yang akan maju bertarung dalam Munas Golkar mendengarkan aspirasi DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Partai Golkar. Ada tiga hal utama yang perlu disoroti dari aspirasi DPD baik tingkat I maupun II ini.
"Pertama, mereka sudah capek dengan konflik, dan mereka ingin figur yang mampu merangkul semua pihak. Kedua, mereka ingin calon itu bisa diterima pemerintah, sehingga tidak terulang lagi peristiwa setahun digantung kepengurusannya. Dan ketiga, calon tidak boleh lagi memiliki potensi masalah hukum, agar partai tidak terbebani di kemudian hari," kata Bambang di DPR, Senin (29/2/2016).
Bambang mengatakan, aspirasi itu diketahui saat Ade Komaruddin, yang menjadi bakal calon Ketua Umum Golkar lewat Munas nanti, mulai bersosialisasi ke daerah-daerah. Selain Ade Komaruddin, Bambang mengatakan, ada nama lainya, yaitu Setya Novanto dan Mahyuddin.
Bambang pun menjagokan Ade Komaruddin dalam Munas ini. Apalagi, Ade sudah mendapat dukungan dari Agung Laksono dan Organisasi pendiri Golkar, Soksi.
"Sudah ada 18 Provinsi. Ya sudah memberikan dukungan buat Ade Komaruddin. Sudah lewat dari 30 persen," katanya.
Komentar
Berita Terkait
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto
-
Membedah Potensi Gangguan Asing terhadap Kondusivitas Negara
-
Bamsoet: Prabowo Capai Swasembada Beras 'Gaya' Soeharto-SBY Dalam Setahun
-
Rapimnas I Partai Golkar, Kader Solid di Bawah Kepemimpinan Bahlil Lahadalia
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang