Suara.com - Kalangan petani di Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, berupaya mengembangkan durian unggul lokal, antara lain susu molek, dandang sariti, dan jowongso.
"Jenis durian tersebut merupakan unggulan lokal, namun selama ini jumlah pohonnya sangat terbatas, maka kami berupaya untuk mengembangkannya," kata Koordinator Asosiasi Masyarakat Petani Buruh dan Pedagang Durian Candimulyo, Puguh Djaka Sulistya di Magelang, Kamis.
Candimulyo merupakan sentra penghasil durian di Kabupaten Magelang. Tanaman durian tersebar hampir di seluruh desa, yakni di 19 desa di Kecamatan Candimulyo dengan jumlah populasi sekitar 18.000 pohon produktif.
Ia menuturkan ketiga jenis durian unggul lokal tersebut terdapat di Desa Kebonrojo, Kembaran, dan Tegalsari.
"Guna mendukung pengembangan durian unggulan tersebut, petani akan melakukan pembibitan 9.000 pohon durian unggul lokal," katanya.
Ia mengatakan bisnis durian terus berkembang dan saat ini semakin menjadi komoditas andalan Kecamatan Candimulyo dan menjadi penyumbang pendapatan bagi masyarakat.
Menurut dia meskipun produksi dan permintaan durian Candimulyo terus meningkat, namun beberapa persoalan masih dihadapi oleh petani durian, antara lain para petani kurang terorganisasi sehingga tidak memiliki posisi tawar.
Pemerhati durian, Supangat warga Sonorejo, Candimulyo mengatakan pohon durian jenis susu molek saat ini hanya ada satu pohon milik Pamrono warga Kebonrejo.
Ia menuturkan buah durian tersebut diberi nama susu molek karena bentuknya seperti payudara. Buah durian tersebut dagingnya putih tebal, rasanya manis dan ada rasa pahitnya.
"Setelah dipetik buah ini bisa bertahan hingga 15 hari, sedangkan jenis durian yang lain bertahan enam hari saja sudah bagus," katanya.
Ia mengatakan durian susu molek harganya mencapai Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per buah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Darurat Mafia Tanah, BPN Banjarbaru Dilaporkan ke Ombudsman Buntut Sengketa di Jalan Aneka Tambang
-
Lebaran di Penjara, 52 Koruptor Muslim di Rutan KPK Diizinkan Salat Iduladha dan Terima Keluarga
-
RS Pondok Indah Hingga Binus Masuk Daftar, Nekat Beroperasi Tanpa SLF
-
Rugi Setengah Miliar! Titik Api Kebakaran Showroom BYD BSD Berasal dari Gudang Sparepart
-
TAUD Ultimatum Polisi, Limpahkan Kasus Andrie Yunus ke Penuntut Umum dalam 14 Hari
-
Prabowo Salat Id di Paris, Seskab Teddy: Perkuat Posisi Indonesia di Eropa
-
Selebgram Brunei Woodyrman Akui Mabuk saat Hantam Rekannya Pakai Botol hingga Tewas
-
Militer Jadi Petani Hingga Pejabat, Doktrin Pertahanan Negara Sedang Disalahgunakan?
-
PKB Sambut Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen: Kami Sudah Konsisten
-
Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?