Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menjelaskan penggeledahan yang dilakukan penyidik Bareskrim Polri di ruang kerjanya di lantai 10, hari ini, terkait penelusuran kasus dugaan korupsi pengadaan alat uninterruptible power supply untuk SMK dan SMA pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan tahun 2014.
"Hari ini saya kedatangan dari Bareskrim mengenai kelanjutan pemeriksaan kasus UPS yang sedang berjalan, yang kebetulan di ruang saya masih ada alat bukti komputer milik mantan Ketua DPRD DKI yang lama Pak Ferial (Ferial Sofyan)," ujar Prasetio di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (3/3/2016).
Ruang kerja Prasetio digeledah enam penyidik Bareskrim mulai sekitar pukul 14.10 WIB.
Prasetio mengatakan penyidik meminta izin untuk menyita komputer (iMac). Komputer ini sebelumnya digunakan Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2009-2014 dari Fraksi Demokrat Ferial Sofyan.
"Beliau mau menyita untuk barang bukti di dalam (i-Mac) ada apa saja saya nggak tahu," katanya.
Prasetyo mengungkapkan di dalam komputer tersebut tersimpan dokumen berisi persetujuan antara eksekutif dan legislatif soal pengadaan UPS.
"Ada berkas-berkas yang saya pegang, artinya, pada saat Pak Gubernur, tanggal 21 Oktober menyurati saya, setelah ada audit 22 September dari Kementerian Dalam Negeri, khususnya Dirjen Keuangan, ini ditelusuri gitu lho," kata Prasetio.
"Tapi kalau bisa ada bukti ya silakan penyidik (bawa) memeriksa komputer itu dan alat-alat yang mungkin dapat dipergunakan sebagai alat bukti ya monggo silakan," Prasetio menambahkan.
Hingga berita ini diturunkan pukul 15.33 WIB, penyidik masih berada di ruang kerja Prasetio.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan