Suara.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti merotasi sejumlah perwira tinggi di korps Bhayangkara.
Berdasarkan surat telegram rahasia yang beredar di kalangan wartawan, Inspektur Jenderal Tito Karnavian digeser dari jabatan Kapolda Metro Jaya menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Tito menggantikan Komisaris Jenderal Saud Usman yang memasuki masa pensiun.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal membenarkan informasi terssebut. Menurutnya, telegram rahasia tersebut sudah disebar kepada jajaran Polri oleh Badrodin Haiti.
"Iya benar. Kita sudah terima TR-nya," kata dia kepada wartawan melalui pesan singkat, Senin (14/3/2016).
Adapun posisi Tito akan digantikan oleh Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Moechgiyarto.
Sementara posisi Moechigiyarto akan dijabat Inspektur Jenderal Jodie Rooseto yang saat ini menduduki jabatan Widyaiswara Utama Sespim Polri Lemdikpol.
Iqbal mengatakan acara serah dan terima jabatan para petinggi Polri akan dilantik langsung Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Rabu (16/3/2016) depan.
"Rabu, 16 Maret 2016 dilantik oleh bapak Presiden," kata Iqbal.
Berita Terkait
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Marak Aksi Begal, Sahroni Minta Semua Polda Harus Tindak Tegas: Tembak di Tempat!
-
Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global
-
Viral Model Ansy Jan De Vries Dibacok Begal di Kebon Jeruk, Polisi: Data Pasien di RS Nihil
-
Gagal Edar di Jakarta! Polda Metro Sikat 32 Kg Sabu 'Kiriman' Malaysia di Apartemen Sayana Bekasi
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla
-
BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah
-
Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia
-
Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM
-
DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel
-
Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego
-
Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'
-
Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza
-
Mendagri Bersama Menteri PKP Luncurkan Bedah Rumah BSPS di Provinsi Wilayah Maluku-Bali-Nusra
-
Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG