Suara.com - Anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membekuk pasangan suami istri, Yanwar Hidayat dan Stefany Febriana alias Meriechan, yang berprofesi sebagai mucikari anak di bawah umur dan dewasa.
"Kami menangkap pasangan suami istri. Memperdagangkan wanita baik dibawah umur maupun dewasa. Yang dibawah umur lebih mahal. Dewasa lebih murah," kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti kepada wartawan, Jumat (18/3/2016).
Kepada polisi, Meriechan mengaku memang sudah mengenal beberapa pekerja seks komersial. Komunikasi antara mereka dilakukan lewat media sosial.
"Ada beberapa dari mereka emang udah jual diri sebelumnya, sebelumnya saya kerja di EO (event organizer) memang harus kenal banyak perempuan. komunikasi dengan PSK via Whatsapp, BBM, Line. sudah beberapa banyak PSK yang ikut saya," kata Meriechan.
Dia mengaku mendapatkan keuntungan ratusan ribu dari setiap PSK yang mendapatkan pelanggan. Kadang-kadang dia meminta uang tambahan lagi kepada pelanggan, apabila telah membooking anak buahnya.
Suami istri itu menjalankan bisnis "lendir" dengan tarif bervariasi, tergantung usia PSK-nya. Kalau PSK di bawah umur, sekali kencan biayanya sekitar Rp700 ribu, sedangkan untuk pelayan seks yang sudah dewasa biayanya Rp600 ribu.
Mereka juga menyediakan paket booking dengan harga Rp1.050.000 untuk tiga jam dan Rp1,5juta untuk enam jam layanan.
"Saya dapat untung dari awal sekitar Rp300 ribu, tapi saya minta lagi ke para pelanggan buat uang transport. Kalau nggak saya lebihkan tarif, paling keuntungan saya Rp100 ribu," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser