Suara.com - Ketua DPR RI Ade Komarudin memastikan proses pembahasan rancangan undang undang (RUU) Tax Amnesty atau pengampunan pajak akan terus berlanjut.
Ade tidak tahu ada Fraksi yang menolak pembahasan RUU tax amnesty, yaitu Gerindra. Namun dia menegaskan bahwa pembahasan RUU tersebut jalan terus.
"Siapa? Pokoknya kan proses jalan terus," kata Ade di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/4/2016).
Dia menuturkan, Rabu (27/4/2016) besok akan berlangsung rapat kerja Komisi XI dengan Menteri Keuangan untuk pembentukan panitia kerja (panja). Setelah itu Panja langsung bekerja menggodok RUU pengampunan pajak tersebut.
"Kalau materi kami serahkan kepada Komisi XI dan Pemerintah untuk membahasnya. Jadi yang penting buat saya UU tax amnesty harus segera selesai. Ikan sepat, ikan gabus, makin cepat makin bagus," ujar dia.
Menurut Ade, pembahasan RUU tersebut tidak akan molor. Meski memasuki masa reses, tim panja tetap bisa bekerja melakukan pembahasan.
"Ya nggak (molor). Besok kan ada pembentukan Panja dalam rapat kerja dengan Menkeu, terus berjalan. Nanti tanggal 29 reses, tapi meski reses kan panja masih bisa jalan. Setelah itu tinggal raker dengan menteri, pandangan mini fraksi, kemudian paripurna," tandas dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya
-
KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung
-
Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?