Suara.com - Balapan seri kelima MotoGP di Sirkuit Le Mans, Prancis, Minggu (8/5/2016), jadi momen penuh haru bagi pabrikan Suzuki. Di lintasan aspal itulah tim yang berpusat di Hamamatsu, Jepang, ini mengakhiri "puasa podium" selama kurang lebih delapan tahun.
Penantian panjang berakhir setelah salah satu pebalap mereka, Maverick Vinales, finis di posisi ketiga. Terakhir kali, pebalap Suzuki naik podium di arena MotoGP, yakni di Grand Prix Rep. Ceko 2008.
Kala itu, podioum ini dipersembahkan pebalap veteran asal Italia, Loris Capirossi, yang finis di posisi ketiga di bawah Valentino Rossi (Yamaha) dan Toni Elias (Ducati).
Sukses Vinales naik podium di Le Mans, kendati sedikit beraroma keberuntungan setelah para pebalap di depannya seperti Andrea Iannone (Ducati), Andrea Dovizioso (Ducati), dan Marc Marquez (Honda) terjatuh, disambut gembira Manajer Teknis Suzuki, Ken Kawauchi.
"Kami akhirnya mendapatkan podium yang ditunggu-tunggu. Kami semua sangat senang. Hasil ini membayar kerja keras kami selama ini dan memberikan harapan lebih lanjut," kata Kawauchi dalam rilis yang diterima Suara.com, Senin (9/5/2016).
"Ini adalah hadiah yang terbaik untuk kami. Saya percaya jika kami terus bekerja keras, maka kami secepatnya akan memperoleh kemenangan," lanjut Kawauchi, optimis.
Terakhir kali Suzuki melahirkan pebalapnya jadi juara dunia, yakni di musim 2000. Ketika itu, gelar ini diboyong pebalap asal Amerika Serikat, Kenny Roberts Jr., dalam balapan yang saat itu masih berstatus kelas 500cc.
Suzuki sempat absen selama tiga musim dari gelaran MotoGP pada tahun 2012 hingga 2014 akibat krisis ekonomi global. Di musim 2015, mereka kembali ke arena balapan roda dua paling bergengsi di dunia ini dengan mengusung dua pebalapnya, Maverick Vinales dan Aleix Espargaro.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
BPOM Temukan Mi Kuning Berformalin di Takjil, Pedagang Jangan Gunakan Pengawet dan Pewarna Berbahaya
-
Ahli di Sidang Gus Yaqut: Sprindik KPK Keliru karena Campur Aduk KUHP Lama dan Baru
-
Tak Bisa Lagi Sembarangan, RUU PPRT Bakal Atur Perusahaan Berbadan Hukum yang Boleh Salurkan PRT
-
Kejagung Periksa Kasi Intel Bea Cukai Aceh Terkait Dugaan Korupsi Ekspor POME
-
Aksi Kamisan ke-900: Keteguhan Sumarsih Mencari Keadilan bagi Sang Anak
-
Ahli Hukum di Sidang Gus Yaqut: Kerugian Negara Harus Ada Sebelum Penetapan Tersangka
-
Ketua Baleg DPR RI Pastikan RUU PPRT Disahkan Tahun Ini, Rieke Pitaloka Usul Momentum Hari Kartini
-
Bareskrim Polri Minta Bank Perketat Aturan Buka Rekening demi Putus Aliran Dana Judi Online
-
Tak Hanya Outsourcing, Perusahaan Keluarga Fadia Arafiq juga Kuasai Proyek Makan-Minum di 3 RSUD
-
Pakar UGM: Keputusan Menag Soal Kuota Haji Belum Tentu Melanggar Hukum Tanpa Pengujian Resmi