Suara.com - Juru bicara relawan Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas, tidak mau serius-serius menanggapi janji Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman untuk terjun dari tugu Monumen Nasional kalau relawan berhasil mendapatkan formulir dan fotokopi KTP warga Jakarta sebanyak sejuta lembar.
"Kita sih biasa aja sih. Toh juga nanti pada saatnya orang lihat sendiri, nggak perlu hari ini, orang akan melihat juga," kata Amalia di acara Teman Ahok Fair, Gudang Sarinah Ecosystem, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (29/5/2016).
Hari ini, relawan Teman Ahok sudah mengumpulkan sebanyak 900.282 fotokopi KTP warga Jakarta, belum termasuk tambahan hari ini. Untuk mencapai satu juta fotokopi KTP, mereka tinggal menambah 99.718 lembar fotokopi.
"Sejauh ini formulir yang masuk itu betul-betul real gitu. Ada SMS konfirmasi, ada semacam verifikasi lewat telepon," kata dia.
Amalia menambahkan relawan Teman Ahok di lapangan sekarang sedang bekerja keras.
"Kami memang fokus ke pengumpulan KTP. Dan sejauh ini formulir yang masuk itu betul-betul real gitu. Ada SMS konfirmasi, ada semacam verifikasi lewat telepon," kata dia.
Sebelumnya, I Gusti Putu Artha mengingatkan Habiburokhman dengan janjinya.
"Juni nanti, kita lihat pertunjukan orang terjun dari Monas. Juni ini, kami minta orang yang namanya Habiburokhman itu naik ke Monas," kata I Gusti Putu Artha yang merupakan mantan anggota KPU.
I Gusti Putu Artha yang sekarang terlibat di relawan Teman Ahok yakin relawan dapat mengumpulkan satu juta fotokopi KTP bulan depan. Relawan tinggal menambah sekitar 99.718 lembar fotokopi.
Beberapa waktu setelah mendengar janji Habiburokhman, Ahok tertawa.
"Terjun aja. Yah mudah-mudahan (Teman Ahok berhasil)," kata Ahok di kantor DPP Hanura, Jakarta, Sabtu (26/3/2016).
Ahok ketika itu sampai mengatakan akan menyiapkan mobil ambulans di lokasi kalau Habiburokhman benar-benar mau melakukannya.
"Kami akan siapkan ambulance buat dia," kata Ahok sambil tertawa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
Terkini
-
Dasco Ungkap Alasan Gerindra Belum Putuskan Ambang Batas Parlemen: Ini Soal Partisipasi Rakyat
-
Kejagung Buka Suara soal Penggeledahan Rumah Eks Menteri KLHK Siti Nurbaya
-
Meski Kasus Ditutup, Polisi Tetap Telusuri Asal Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah
-
Terkuak! Polisi Temukan Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah
-
Kejari Sleman Resmi Hentikan Perkara Hogi Minaya, Suami yang Bela Istri dari Jambret
-
Usai Diperiksa KPK, Gus Yaqut Bantah Beri Kuota Haji Khusus ke Maktour
-
Tak Ditemukan Unsur Pidana, Polisi Resmi Hentikan Penyelidikan Kematian Lula Lahfah!
-
Motif Asmara, Polres Metro Bekasi Bekuk Penculik Anak di Bus di Bandung
-
Fakta Baru Kasus Ibu Dibunuh Anak karena Tak Diberi Uang Rp39 Juta di Mataram, Pelaku Positif THC
-
Tanggapi Isu Reshuffle hingga Peleburan Kementerian, Mensesneg Bilang Begini