Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meresmikan Rumah Publik Terpadu Ramah Anak di Utan Kayu Utara, Matraman, Jalan Galur Sari, Jakarta, Jumat (3/6/2016).
Dalam sambutan, Ahok menginginkan RPTRA dijadikan tempat berkumpul warga. Ahok mengizinkan RPTRA dipakai buat acara pesta pernikahan.
"Kami ingin sekali RPTRA ini tempat saling berbagi. Kalau mau kawinan di sini saja biar tidak tutup jalan. Tapi nggak boleh pestanya tiga hari tiga malam mentang-mentang gratis. Pestanya maksimum tiga jam," ujar Ahok.
Dengan adanya RPTRA, Ahok ingin warga bisa saling mengenal dan saling membantu sesama.
"Kami betul-betul ingin bapak ibu sama tetangga ketemunya hanya pas hajatan atau ada yang meninggal. Tiap pagi tiap sore ngumpul. Kalau kita saling kenal kita tahu apa yang dibutuhkan," kata Ahok.
Ahok juga mengatakan semua jalan bisa dihotmix agar bermanfaat bagi penyandang disabilitas.
"Kami sedang mendorong semua jalan sampai gang kecil di hotmix. Misalnya ada anak yang butuh kursi roda. Jalannya rata dia bisa didorong jalan-jalan," katanya.
Mantan Bupati Belitung Timur berharap hadirnya RPRTA di semua tempat di Jakarta menghadirkan manfaat.
"Saya harap partisipasinya agar kami tahu apa yang lakukan untuk bapak ibu, makanya bapa ibu lapor ke Qlue. Mudah-mudahan tempat ini bisa bermanfaat menjadi tempat yang saling peduli, saling memperhatikan sebagai keluarga besar yang bersih indah dan nyaman," katanya.
Usai memberikan sambutan, Ahok meninjau lokasi RPTRA yang merupakan program CSR sumbangan dari PT. Indofood.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau