Suara.com - Seruan tentang penolakan proyek reklamasi di Indonesia, terus digemakan kalangan aktivis lingkungan hidup dan masyarakat. Aksi penolakan proyek reklamasi juga digelar puluhan massa dalam peringatan hari lingkungan hidup sedunia, Minggu (5/6/2016) di kawasan Car Free Day (CFD), Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta.
Dalam peringatan hari lingkungan hidup tersebut, para pendemo menentang keras proyek reklamasi yang dianggap dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan di perairan Indonesia.
"Tepat pada hari ini, 5 juni diperingati sebagai hari lingkungan hidup sedunia, bahwa bumi ini telah memenuhi kebutuhan hidup manusia, tapi ternyata beberapa manusia merusak bumi demi kepentingan pribadi," kata Rahmat, salah satu massa aksi saat ditemui di lokasi.
Puluhan massa juga mendesak Presiden Joko Widodo, untuk bisa menghentikan kegiatan reklamasi yang ada di beberapa daerah di Indonesia. Tak hanya merusak lingkungan, menurutnya, reklamasi yang dilakukan sejumlah pengembang di kawasan pesisir laut di Indonesia hanya menyengsarakan para nelayan.
"Dampaknya, bukan hanya menyerang pada aspek ekonomi, tapi juga lingkungan, dan pembangunan proyek reklamasi memang benar hanya menguntungkan korporasi bukan masyarakat," katanya.
"Proyek reklamasi ini kan jelas tidak menguntungkan rakyat, dan justru berbanding terbalik dengan program Jokowi, karena dalam hal ini banyak nelayan yang jadinya kontra produktif," imbuh Rahmat.
Tag
Berita Terkait
-
Lulung Tuduh Jebolnya Tanggul di Pantai Mutiara Karena Reklamasi
-
Tolak Reklamasi, Ini Saran Ahok Buat Para Aktivis Lingkungan
-
KPK Harus Speed Up Lagi, Kenapa SK Ahok Soal Pulau G Bermasalah
-
Menang Satu Pulau, Gugatan Tiga Pulau Teluk Jakarta Lanjut Terus
-
Kalah di PTUN Soal Pulau G, Ahok Dinilai Plin-plan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?
-
Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini
-
Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang
-
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar
-
Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras
-
Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz
-
Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor