News / Nasional
Senin, 06 Juni 2016 | 12:09 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Demokrat Benny K Harman (tengah). [Antara/Rosa Panggabean]
Komisi III DPR menggelar rapat kerja dengan Jaksa Agung Prasetyo, Senin (6/6/2016).  Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI Benny K Harman kali ini membahas tentang APBN-P 2016.
 
Dalam rapat ini, Benny K Harman mengingatkan untuk kritis terhadap anggaran yang diajukan Kejaksaan Agung kepada Komisi III.‎ Dalam rapat ini, Jaksa Agung Prasetyo meminta anggaran tambahan sebesar Rp310 Miliar untuk APBN-P 2016.
 
"Kada di kita, Komisi, tidak terlalu perlu dengan angka-angka ini. Namun, belakangan kita harus tahu angka-angka yang diajukan ini. Kita harus buat jelas hal-hal yang tidak jelas," kata Benny usai menerangkan pemaparan Prasetyo.
 
"Jangan sampai nanti, pimpinan justru dipanggil penegak hukum soal persetujuan angka yang diajukan tanpa diketahui apa saja peruntukannya," tambah Politisi Demokrat tersebut.
 
Karenanya, dia meminta supaya anggota Komisi III untuk mengkritisi terlebih dulu anggaran yang‎ diajukan Prasetyo. Supaya, tambah dia, tidak menjadikan masalah di kemudian hari.
 
"Kalau kita setuju (anggaran ini), kita harus tahu angka-angka pengajuannya. Agar tidak ada masalah di kemudian hari, dipanggil KPK. Makannya ini kita perlu melakukan penggiliran (pendalaman materi) berdasarkan fraksi-fraksi saja," kata Benny sambil melanjutkan rapat yang masih berjalan.

Load More