Seorang warga bernama Ibrahim (44) tewas saat berusaha menggagalkan dua pelaku pencurian di Jalan Kebon Pala III RT 08, RW 13 Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (9/6/2016) sekira pukul 22.00 WIB.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Suyatno menjelaskan awal kejadian tersebut. Ketika itu dua perampok tengah menyantroni salah satu rumah warga bernama Nanang Sigit Pamungkas (24). Namun pelaku pencurian itu dipergoki saat menggondol 1 unit laptop dan 1 unit telepon genggam merek Xiaomi.
"Salah satu pelaku dipergoki saat mengambil barang miliknya kemudian pelaku lari teman pelaku sudah menunggu di depan rumah korban standby di atas sepeda motor," kata Suyatno melalui pesan tertulisnya, Jumat (10/6/2016).
Saat kepergok, Nanang langsung berteriak meminta tolong. Kedua pelaku pun langsung kabur menggunakan sepada motor. Salah Satu tetangga Nanang, Ibrahim berusaha mengejar kedua pelaku. Namun saat melakukan penangkapan, salah satu pelaku yang dibonceng melakukan perlawanan dan mengeluarkan senjata tajam. Ibrahim pun terluka karena terkena sabetan sajam di bagian punggung. Korban meninggal di Rumah Sakit Pelni saat diupayakan pertolongan.
"Namun pelaku melakukan perlawanan dan menusuk Ibrahim dengan menggunakan senjata tajam mengenai bagian tubuh selanjutya ditolong, dibawa ke rumah sakit, Ibrahim diketahui meninggal dunia di RS Pelni," kata dia.
Polisi hingga saat ini masih melakukan pencarian kepada dua pelaku pencurian yang kini masih buron.
Berita Terkait
-
Viral Nenek Curi 16 Potong Pakaian di Tanah Abang, Ketahuan Usai Barang Jatuh dari Balik Gamis
-
Calon Penumpang Disuguhi Pameran Haluan Merah Putih di Stasiun Tanah Abang
-
Polisi Ringkus Penembak Pengacara di Tanah Abang, Pistol Didapat dari Timor Leste
-
Presiden Prabowo Tinjau KRL Manggarai - Tanah Abang, Disambut Antusias Penumpang!
-
Bukan Penipuan! Ternyata Ini Motif Pria Tabrakan Diri ke Mobil di Tanah Abang
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL