Serangan teror kembali terjadi di kota Nice, Prancis, pada Jumat (15/7/2016). Serangan ini mengakibatkan sekurang-kurangnya 77 orang meninggal dunia dan ratusan orang lainnya mengalami luka-luka.
Mabes Polri sendiri akan menyikapi dan mengantisipasi mengenai kemungkinan terjadinya kejadian tersebut di Indonesia.
"Upaya yang harus kita antisipasi termasuk kemungkinan-kemungkinan itu terjadi di daerah kita. Yang penting kita sudah ingatkan kepada jajaran kita lakukan upaya pencegahan maksimal melalui kegiatan deteksi dini dan deteksi aksi apa yang terjadi di sana (Prancis) bisa saja dicontoh," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar di Bareskrim,Mabes Polri, di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (15/6/2016).
Boy menambahkan, serangan teror di Prancis juga menjadi perhatian Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Menurutnya, agar persoalan itu tidak terjadi di Indonesia, polisi maupun masyarakat harus senantiasa bersikap waspada terkait potensi teror seperti di Prancis tersebut.
"Tetapi kondisi seperti itu harus dicermati dan itu menjadi atensi juga bagi bapak Kapolri (Jenderal Tito)kita,"ujar Boy.
Sebagaimana diketahui pada Jumat, (15/7/2016) dinihari telah terjadi serangan teror terhadap kerumunan massa yang sedang merayakan "Bastille Day" di Nice, Prancis Selatan. Pelaku menggunakan truk untuk menabrak kerumunan dalam kecepatan tinggi dan diikuti dengan tembakan ke arah massa.
Otoritas setempat memperkirakan sekurangnya 77 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Segera setelah memperoleh informasi tersebut pada dinihari itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menugaskan Konjen RI di Marseille, yang membawahi wilayah Prancis Selatan, untuk memastikan kondisi WNI di wilayah sekitar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal