Suara.com - Seorang anak buah dari gembong teroris Santoso telah menyerahkan diri kepada Satgas Tinombala pada Minggu (7/8/2016). Nama buronan itu adalah Salman alias Opik.
"Salah satu DPO bernama Salman menyerahkan diri pada Minggu sore waktu setempat," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8/2016).
Boy mengatakan informasi bahwa Salman hendak menyerahkan diri diperoleh dari seorang Babinkamtibmas yang tengah bertugas di Kampung Tamanjeka, Poso, Sulawesi Tengah.
Tim satgas lalu menuju ke Kampung Tamanjeka. Salman yang ketika itu tengah berada di kebun milik seorang warga bernama Samil, langsung diamankan satgas.
"Saat itu dia (Salman) sepertinya sudah berpasrah diri kemudian meminta bantuan ada pihak yang mengkomunikasikan kepada kepolisian," katanya lagi.
Sebelumnya, anak buah Santoso lainnya, bernama Jumri alias Tamar telah menyerahkan diri pada Jumat (5/8/2016). Saat itu, Jumri menemui keluarganya dan meminta agar diserahkan kepada petugas pada Jumat (5/8/2016) sekitar pukul 04.00 WITA di Dusun Ratulene Kelurahan Kasiguncu Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso. (Antara)
Berita Terkait
-
Tim 13 Komnas HAM Minta Penanganan Terorisme Poso Lebih Persuasif
-
Ini Temuan Mengejutkan Tim 13 Setelah Telusuri Jejak Santoso
-
Tim 13 Komnas HAM Susuri Gunung dan Lorong Persembunyian Santoso
-
Polisi Tangkap Pemilik Senjata Api & Ratusan Peluru di Jombang
-
Polri Telusuri Bukti Rencana Serangan ke Marina Bay Singapura
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi