Suara.com - Tim kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso debat dengan jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, hari ini.
Debat terjadi setelah jaksa meminta waktu kepada majelis hakim untk membacakan surat keterangan dari saksi Kristie Louise Carter. Kristie merupakan atasan Jessica di New South Wales Ambulance, Sidney, Australia.
Jaksa mengatakan tidak bisa menghadirkan Kristie karena dia tinggal di Australia.
Mendengar hal itu, ketua tim pengacara Jessica, Otto Hasibuan, keberatan. Menurut dia saksi harus dipanggil dan dihadirkan.
Meski tidak bisa dihadirkan dipersidangan, jaksa menilai pembacaan surat keterangan dari Kristie tetap bisa dilakukan dan hal ini seusai ketentuan Pasal 162 KUHAP.
Ketua majelis hakim Kisworo kemudian menengahi. Kisworo mengatakan akan mempertimbangkan permintaan jaksa.
"Terkait permintaan saudara jaksa, nanti kami pertimbangkan," kata Kisworo.
Hari ini merupakan sidang ketujuhbelas. Hari ini menjadi hari terakhir bagi jaksa untuk menghadirkan saksi. Selanjutnya giliran pengacara Jessica yang diberi kesempatan untuk menghadirkan saksi meringankan.
Ketua hakim Kisworo kemudian menyatakan sidang ditutup dan akan dilanjutkan pada Senin (5/9/2016) mendatang.
"Ditunda 5 September jam dua siang karena Pak Binsar ada kegiatan," kata Hakim Kisworo.
Jadwal sidang selanjutnya untuk saksi meringankan dari pihak Jessica yakni pada 7, 14, 15, 21, dan 26 September 2017. Sidang dengan agenda tuntutan rencananya dilaksanakan pada 3 Oktober 2017.
"Putusan (antara) 24, 25, 26 Oktober," kata Hakim Kisworo.
Berita Terkait
-
PK Jessica Wongso Ditolak Lagi! Babak Akhir Kasus Kopi Sianida?
-
Drama Kasus Kopi Sianida: PN Jakpus Kembali Tolak Mentah-mentah PK Jessica Kumala Wongso
-
Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat
-
MA Proses PK Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Mirna
-
Pernah Diisukan Penyuka Sejenis, Jessica Wongso Ngaku Banyak Cowok Mendekatinya Usai Bebas
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Rakyat Tolak Pilkada via DPRD, Deddy Sitorus: Mereka Tak Mau Haknya Dibajak Oligarki
-
Keberatan dengan Eksepsi Nadiem, Jaksa: Tak Perlu Cari Simpati dan Giring Opini
-
Prabowo Wanti-wanti Atlet Jangan Pakai Bonus untuk Hal Negatif
-
Soal SPPG Terafiliasi Pejabat, BGN: Hak Semua WNI!
-
Buntut Demo Agustus 2025 di Depan Polres Jakut, 60 Terdakwa Dituntut 1 Tahun Penjara
-
Polisi Tunggu Labfor Kasus Kematian Sekeluarga di Warakas, Tak Mau Terburu-buru Tarik Dugaan Pidana
-
Kuasa Hukum Sebut Dakwaan Lempar Batu Tak Terbukti, Jaksa Tetap Tuntut 60 Terdakwa
-
Tanggapi Survei LSI Denny JA, PKB Sebut Pilkada Lewat DPRD Bagian dari Demokrasi
-
Status Arkana Terungkap di Tengah Perceraian Ridwan Kamil-Atalia, Ternyata Masih 'Anak Negara'
-
Jerit Ibunda Korban Salah Tangkap Aksi Demo Agustus, Dua Jari Anaknya Patah Diduga Disiksa Polisi