Suara.com - Kementerian Dalam Negeri Prancis menyatakan negaranya telah menangkap 3 perempuan yang dicurigai akan meledakan bom di dekat Gereja Notre Dame. Usia 3 perempuan itu berbeda-beda.
Menteri Dalam Negeri Prancis Bernard Cazeneuve menjelaskan ketiga perempuan itu masing-masing berusia 39, 23 dan 19 tahu. Ketiganya disebut dari kelompok radikal.
"Ketiga perempuan itu berusia 39, 23 dan 19 tahun. Mereka radikal dan fanatik, dan kemungkinan besar ingin mempersiapkan tindakan kekerasan," kata Cazeneuve.
Dia menjelaskan satu dari 3 perempuan itu menusuk seorang polisi. Lalu dia ditembak dan terluka.
Penangkapan ketiga perempuan itu berawal dari kecurigaan polisi dengan sebuah mobil Peugeot 607 yang terparkir di halaman gereja. Mobil itu berisi 7 tabung gas da 3 jerigen solar.
Hanya saja dalam bol tersebut tidak ditemukan detonator untuk meledakan. Namun polisi tetap yakin jika mobil itu sebagai sarana untuk melakukan aksi teror.
Penangkapan mereka dilakukan Kamis malam waktu Paris atau Jumat dinihari waktu Indonesia. Penangkapan berlangsung di Boussy-Saint-Antoine, sekitar 30 km (20 mil) selatan-timur Paris.
Dokumen dengan tulisan dalam bahasa Arab juga ditemukan di dalam mobil yang tidak memiliki plat nomor. Mobil ditinggalkan dengan lampu hazard yang berkedip. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun