Suara.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto berjanji akan menyelesaikan kasus pelanggaran HAM masa lalu sesuai rekomendasi Simposium 1965.
Hal itu sekaligus demi membantah tudingan bahwa Mantan Pangab itu tidak akan menyelesaikan kasus ini karena diduga memiliki keterkaitan pada kasus pelanggaran HAM Kudatuli 1996.
"Orang-orang mengatakan, Pak Wiranto nanti nggak akan menyelesaikan itu. Tapi saya akan menyelesaikan. Saya jamin," kata Wiranto di DPR, Rabu (14/9/2016).
Dia menerangkan, masalah HAM masalah lalu ini sudah tercatat untuk diselesaikan sartu persatu. Beberapa kali pula, sambungnya, Kemenpolhukam melakukan rapat untuk membahas ini secara komprehensif, adil, dan transparan.
Kemenkopolhukam pun mengajak sejumlah elemen untuk memberikan pandangannya. Seperti, Komnas HAM serta pakar hukum untuk memberikan pertimbangannya.
"Tapi perlu dicatat bahwa jangan sampai kita dalam menyelesaikan itu saling menuduh, jangan sampai juga kita kembali melakukan satu langkah-langkah yang ada keberpihakan," kata dia.
Di sisi lain, dia menambahkan, penyelesaian kasus ini diharapkan tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari yang ditakutkan akan memberikan beban kepada bangsa ini.
"Itu terus kita garap dengan pertimbangan-pertimbangan seperti itu (menghindari masalah di masa depan)," kata dia.
Berita Terkait
-
Di DPR, Dua Menko Minta Tambah Anggaran Untuk Tunjangan PNS 2017
-
Bagaimana Nasib WNI Tawanan Abu Sayyaf? Ini Kata Wiranto
-
Wiranto: Patroli Kapal Bersama Militer Tiga Negara Harus Ada SOP
-
Ditekan Penyandera, Wiranto: Biarkan Dia Ngomong Apa Saja!
-
Kontraktor Sedang Terancam, Gapensi Minta Wiranto Bertindak
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Tol MBZ Sempat Ditutup Akibat Lonjakan 270 Ribu Kendaraan, Kakorlantas: Puncak Arus Masih Tinggi
-
Data Kemenag: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, 1 Syawal 1447 H Masih Tunggu Sidang Isbat
-
Soroti Perbedaan Inisial Pelaku Air Keras Andrie Yunus, Ubedilah Badrun: Koordinasi TNI-Polri Kacau
-
Jelang Sidang Isbat: MUI Ingatkan Potensi Lebaran Berbeda, Umat Diminta Tak Saling Menyalahkan
-
Sekretariat Wapres Dorong UMKM dan Pelaku Ekonomi Perempuan Naik Kelas
-
Hasto Ungkap Isi Pertemuan 2 Jam Prabowo-Megawati di Istana
-
Begini Persiapan Warga Iran Rayakan Lebaran 2026 di Tengah Gempuran AS-Israel
-
Kenapa Pengumuman Sidang Isbat Sering Molor? Ini Penjelasan Kementerian Agama
-
PrabowoMegawati Bertemu di Istana, Pengamat Sebut Sinyal Konsolidasi Politik dan Jaga Stabilitas
-
Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik