Suara.com - Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon meminta penjelaskan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal isu kasus Century dihentikan. Jika itu benar, Zon curiga ada 'deal politik'.
"KPK harus menjelaskan, kenapa bisa menghentikan? Apakah ini adalah deal politik? Atau mereka tidak menemukan unsur-unsur yang mengarah pada korupsi," kata Fadli di DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/92016).
Jika penghentian kasus tersebut berdasarkan kesepakatan politik, maka bisa dipastikan bahwa KPK tidak lagi independen, melainkan sudah menjadi alat kepentingan kekuasaan.
"Kalau ini bagian dari deal politik, itu mengukuhkan bahwa KPK saat ini hanya menjadi alat kekuasaan. Bukan mesin untuk melakukan pemberantasan korupsi seperti yang diharapkan masyarakat," ujar Fadli.
Menurut Fadli di kasus tersebut cukup banyak bukti yang memperjelas adanya tindakan pidana korupsi. Sebab itu, dia pandang penting bagi KPK memberi penjelasan kepada publik.
"KPK harus menjelasakan kenapa harus dihentikan. Padahal kita sama-sama tahu bahwa cukup banyak bukti yang mengarah ke situ (korupsi) dan judgemen atau keputusan KPK ini apakah didasarkan data yang kuat," kata Fadli.
"Masyarakat pun berhak berhak juga menilai apakah ini bagian dari deal politik atau tidak," Fadli melanjutkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar
-
Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami
-
WFH Bukan Long Weekend! Pemerintah Pakai Teknologi Pantau Lokasi ASN
-
KDM dan Ahmad Luthfi Ketawa Bareng di Jakarta, Netizen Kena Prank Medsos?
-
BGN Klarifikasi Konten Viral Susu 'Makan Bergizi Gratis' Dijual di Minimarket
-
Buntut Kasus Amsal, Kajari Karo Terancam Pidana! Safaruddin DPR: Abaikan Perintah Hakim
-
Dana BOS SMAN 2 Prabumulih Hampir Rp1 Miliar Dikuras Hacker, Pelaku Pesta Sabu Saat Ditangkap!