Sembilan belas jamaah haji meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi, karena sakit pada hari kelima pascaArafah, Muzdalifah dan Mina (Armina)sehingga jumlah total jamaah haji Indonesia yang wafat menjadi 207 orang.
Berdasarkan data Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan, Selasa (20/9/2016), 207 orang, itu terdiri dari 192 jamaah haji reguler dan 15 jamaah haji khusus.
Tambahan 19 jamaah yang wafat berasal dari embarkasi Makassar (UPG/ tiga orang), Surabaya (SUB/lima orang), Medan (MES), Jakarta Bekasi (JKS/ lima orang), Aceh (BTJ), Padang (PDG), Banjarmasin (BDJ/ dua orang), dan seorang jamaah haji khusus.
Adapun Lebih dari 20 ribu jamaah haji Indonesia gelombang pertama sudah kembali ke Tanah Air melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAAIA) Jeddah.
"Sebanyak 20.042 orang sudah pulang, terdiri dari 19.797 jemaah haji dan 245 petugas kloter," kata Kepala Daker Airport Jeddah - Madinah Nurul Badruttamam, mengutip data terakhir pada Selasa pukul 17.00 waktu Arab Saudi (20/9/2016).
Berdasarkan data tersebut, para jamaah itu diangkut dalam 47 kelompok terbang (kloter).
Selain itu, sebanyak 5.638 jamaah haji khusus juga sudah terbang pulang. Mereka tergabung dalam 106 Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).
Untuk jamaah haji Indonesia gelombang kedua, mereka akan mulai diberangkatkan ke Madinah pada Kamis (22/9). Mereka akan tinggal selama sembilan hari di Madinah untuk menjalani proses ibadah Arbain di Masjid Nabawi atau shalat wajib 40 rakaat tanpa putus.
Setelah itu, mereka akan dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani