Suara.com - Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali, melantik anggota dewan asal Bengkulu, Muhammad Saleh, menjadi ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2016-2017 di Ruang Rapat Paripurna DPD, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/10/2016).
Saleh terpilih secara voting menjadi ketua DPD menggantikan Irman Gusman yang menjadi tersangka dalam kasus suap impor gula Sumatra Barat.
Seharusnya, Saleh dilantik semalam setelah pemungutan suara dalam Rapat Paripurna Luar Biasa DPD selesai. Namun, pelantikan itu tertunda lantaran Hatta tidak hadir.
Dalam sumpah jabatannya, Saleh diminta supaya memenuhi kewajibannya sebagai ketua DPD dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Serta memegang teguh Pancasila, menegakan UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan.
"Bahwa saya akan menegakan kehidupan demokrasi serta berbhakti kepada bangsa dan negara. Bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi daerah untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan bangsa dan NKRI," kata Saleh dalam sumpahnya.
Usai pelantikan, Hatta ditanya soal ketidakhadirannya semalam. Dia membantah ketidakhadirannya itu bernuansa politis.
Apalagi ketika disinggung ketidakhadirannya ini karena ada surat pengajuan penundaan pelantikan ketua DPD dari pihak kuasa hukum Irman karena masih ada proses praperadilan yang sedang berjalan.
"Apa kaitannya? Kami ini tidak mikir soal begitu. Ini kan lembaga politik, terlalu kecil buat kami," kata Hatta.
Dia menjelaskan, tadi malam belum ada surat yang masuk ke kantornya. Hanya ada surat permohonan pelantikan ketua DPD, namun tanpa nama siapa yang akan dilantik. Karena alasan itulah, Hatta memilih tidak hadir.
"Kita berpatokan pada surat siapa yang terpilih. Masa saya datang saya enggak tau siapa yang terpilih, siapa yang dilantik. Nah kan harus jelas siapa yang dilantik dan siapa yang mengundang. Nah ini melalui formalnya Pak Sekjen sudah mengundang ke kantor bahwa hari ini jam 10.30 akan dilakukan sumpah jabatan. Saya laksanakan," jelasnya.
Seperti diketahui, Rapat Paripurna Luar Biasa DPD memutuskan Saleh menjadi Ketua DPD. Saleh unggul lewat pemungutan suara dari dua pimpinan DPD lainnya, Farouk Muhammad dan GKR Hemas.
"Dengan persetujuan sidang paripruna, menetapkan Muhammad Saleh sebagai Ketua dan saudara Ratu Hemas sebagai Wakil Ketua I, dan Pak Farouk sebagai Wakil Ketua II," kata anggota DPD asal Riau, Maimanah Umar, yang memimpin rapat, Selasa (11/10/2016) malam.
Dari hasil pemungutan suara, Saleh mendapatkan 61 suara, sedangkan Hemas mendapatkan 31 suara, dan Farouk mendapatkan 23.
Sementara, ada satu suara yang abstain karena memilih tiga nama dalam satu surat suara. Dalam pemilihan ini, ada 116 suara yang melakukan pemilihan suara dari total 131 suara.
Berita Terkait
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Bukan Sekadar Objek Politik: Saatnya Anak Muda Jadi Mitra Strategis Kawal Isu Daerah
-
Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan
-
Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku
-
BenQ Indonesia Resmi Luncurkan Monitor Khusus MacBook Pilihan Lengkap: Full Lineup MA Series
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih
-
Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos
-
Gus Ipul Ingatkan Pegawai Kemensos: Korupsi Besar Berawal dari 'Ah, Ini Biasa'
-
Senin Pagi di Jakarta Timur: Macet Parah Usai Libur Panjang, Kendaraan Cuma Melaju 10 Km/Jam
-
Sadis! Cuma Nunggak Rp3,3 Juta, Pemuda di Cakung Disekap dan Disiksa di Showroom Motor
-
Drone Hantam Pembangkit Nuklir UEA, Trump Ancam Iran: Waktu Kalian Hampir Habis
-
Kronologis Dua Pesawat Tempur Amerika Serikat Tabrakan di Udara
-
Dijerat Pasal Berlapis, Feri Penyekap dan Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Terancam 12 Tahun Penjara!
-
Gagal Edar di Jakarta! Polda Metro Sikat 32 Kg Sabu 'Kiriman' Malaysia di Apartemen Sayana Bekasi
-
Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!