Suara.com - Jelang pembacaan putusan hakim terkait kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin terhadap terdakwah Jessica Kumala Wongso, puluhan anak buah ayah Mirna, Edi Darmawan Salihin mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016).
"Kami karyawan Fajar Indah Cemerlang Cakra. Kami satu kantor itu banyak, ini nggak datang semua, kalau datang semua bisa ribuan," kata salah satu anak buah Darmawan, Sunyoto di halaman PN Jakarta Pusat, Rabu (27/10/2016).
Jessica yang dituntut 20 tahun kurungan penjara oleh jaksa penuntut umum, menurut Sunyoto belum sesuai dengan apa yang sudah dilakukan Jessica terhadap Mirna. Mereka mengingikan supaya Mirna dipenjara seumur hidup.
"Tidak setuju 20 tahun. Pantasnya seumur hidup. 20 tahun kurang mah," ujar Sunyoto.
Lebih lanjut, Sunyoto berkilah bahwa mereka diminta oleh Darmawan untuk datang ke PN Jakarta Pusat. Katanya, kedatangan mereka merupakan inisiatif sendiri sebagai rasa empati terhadap Darmawan yang telah menggaji mereka.
"Nggaklah (nggak disuruh Darmawan). Ini inisiatif kita sendiri. Masa iya bos kita kesusahan kita diam saja," kata Sunyoto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
Terkini
-
Huntara untuk Korban Bencana di Aceh 100 Persen Rampung
-
Komisi III DPR RI: Reformasi Polri dan Kejaksaan Tak Cukup Regulasi, Butuh Perubahan Kultur
-
Adies Kadir Mundur dari DPR Usai Dipilih Jadi Hakim MK, Posisinya Berpeluang Diganti Anaknya Adela
-
SPI Ungkap 216 Kasus Konflik Agraria di 2025, Sumatera Jadi Wilayah Paling 'Panas'
-
BMKG Respons Viralnya Narasi Negatif Tentang Modifikasi Cuaca
-
Guru Besar UGM: Gabung Dewan Perdamaian Trump dan Bayar Rp16,7 T Adalah Blunder Fatal
-
Murka PDIP di Kasus Hogi Minaya Bikin Kapolres Sleman Minta Maaf Akui Salah Terapkan Pasal
-
Banjir Jakarta Meluas: 35 RT dan 10 Ruas Jalan Tergenang, Jaktim Terparah
-
Usut Penghitungan Kerugian Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Gus Alex Lagi
-
Normalisasi Kali Ciliwung Dilanjutkan, Kadis SDA: Bisa Tekan Risiko Banjir 40 Persen