News / Nasional
Selasa, 01 November 2016 | 19:22 WIB
Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan kedatangan Presiden Keenam, Susilo Bambang Yudoyono ke kantornya siang tadi untuk silaturahmi. Dalam pertemuan itu ia mengaku membahas situasi keamanan nasional.

"Tadi silaturahmi, tapi juga kita membahas mengenai situasi terkini. Intinya memang kita mengharapkan semuanya bisa berjalan kondusif, beliau mantan Presiden juga prihatin kalau keadaan ini tidak kondusif. Tentu beliau mendengar masalah seperti ini," kata Wiranto di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (1/11/2016).

Wiranto pun mengakui, dalam pertemuannya Ketua Umum partai Demokrat itu juga membahas mengenai rencana aksi demonstrasi sejumlah ormas-ormas Islam pada Jumat (4/11) nanti. Demonstrasi 4 November nanti mendesak Pemerintah untuk mengusut dugaan kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Demo itu tentunya cukup berpengaruh untuk menjatuhkan elektabilitas Ahok yang akan maju pada Pilkada serentak 2017 mendatang.

Seperti diketahui SBY sendiri memiliki kepentingan dalam Pilkada DKI, pasalnya calon Gubernur nomor urut 1 yakni Agus Harimurti Yudhoyono merupakan ‎putra sulungnya.

"Iya seputar itu (rencana demo 4 November ormas-ormas Islam)," ujar Wiranto.

Saat ditanya apa yang dibicarakan SBY mengenai rencana aksi sejumlah ormas Islam pada 4 November nanti, Wiranto enggan menjelaskan secara rinci.

"Mantan Menko Polhukam (SBY) kan sama ilmunya. Tapi pasti beliau punya pandangan, apapun beliau mantan Presiden. Saya harap tidak hanya SBY, tapi mantan Presiden sekalipun harus punya pandangan yang sama, warisan ini (NKRI) harus kita amankan," tandas dia.

Load More